Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Tol Langit Jokowi Dilirik PBB, Budi Arie: Ini Hak Rakyat
    Insight News

    Tol Langit Jokowi Dilirik PBB, Budi Arie: Ini Hak Rakyat

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa28 Desember 2023Updated:1 Januari 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, CNBC Indonesia – Proyek tol langit Jokowi dilirik oleh negara-negara lain. Bahkan, PBB dan lembaga dunia ikut terinspirasi.

    Menteri Komunikasi dan Informatika Budi Arie Setiadi mengatakan selesainya pembangunan hampir 5.000 BTS 4G BAKTI Kominfo hanya dalam 4 bulan serta pengoperasian satelit Satria-1 adalah janji pemerintah untuk rakyat.

    “Mudah-mudahan jadi babak baru untuk kita semua untuk meningkatkan akses masyarakat. Karena konektivitas, bandwidth ini untuk rakyat. Ini hak-hak rakyat,” kata Menkominfo di Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara, Kamis (28/12/2023).


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Dia mengatakan bahkan kedua proyek tersebut dilirik oleh negara-negara lain. PBB dan lembaga dunia juga sudah memasukkan internet sebagai hak dasar manusia yang harus dipenuhi pemerintah.

    “Bahkan PBB dan beberapa lembaga dunia sudah memasukkan ini, ketika rakyat tidak memperoleh akses ini adalah tanggung jawab negara. Bukan hanya pangan sandang pangan, tapi internet,” kata Budi Arie.

    Kementerian Kominfo melalui Badan Layanan Umum Badan Aksesibilitas Telekomunikasi Informasi (BAKTI) membangun BTS 4G dalam dua tahap. Tahap pertama, sampai dengan Tahun 2020 total pembangunan BTS di 1.682 lokasi dan seluruhnya telah migrasi ke layanan jaringan 4G pada tahun yang sama.

    Selanjutnya, pembangunan tahap kedua di 5.618 lokasi yang dibagi menjadi dua fase dimulai. Fase 1 pada 2021 di 4.112 lokasi dan fase 2 pada 2022 di 1.506 lokasi. Pembangunan difokuskan pada wilayah 3T, dengan 76 persen cakupannya berada di timur Indonesia, yakni wilayah Nusa Tenggara, Maluku, dan Papua.

    Per 26 Desember 2023, seluruh BTS 4G tahap 1 telah on-air di 1.682 lokasi, sedangkan untuk tahap 2 sebanyak 4.990 lokasi telah on-air dari keseluruhan target.

    Pembiayaan pembangunan BTS 4G bersumber dari APBN dan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang dikelola BAKTI Kementerian Kominfo. Guna mempercepat pemerataan infrastruktur digital, BAKTI Kementerian Kominfo melanjutkan kontrak kerja dengan mitra terdahulu untuk operasional BTS 4G di daerah 3T.

    Peluncuran SATRIA-1 berlangsung pada tanggal 19 Juni 2023 di Cape Canaveral, Florida, Amerika Serikat. Satelit dengan kapasitas 150 G bps ini merupakan yang terbesar di Asia dan ke-5 di dunia. SATRIA-1 telah menempati orbit 146 derajat Bujur Timur atau tepat di atas Papua.

    BAKTI Kementerian Kominfo juga telah membangun 11 stasiun bumi di Manado, Manokwari, Timika, Jayapura, Pontianak, Kupang, Ambon, Banjarmasin, Tarakan, Cikarang, dan Batam. Stasiun bumi ini nantinya akan mendukung operasional SATRIA-1 secara terintegrasi.


    Artikel Selanjutnya


    Bukan Cuma Blokir, Menkominfo Kejar Promotor Judi Online

    (dem)


    Insight for you Smart your life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.