Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Tajir Walau Perang, Israel Kasih Duit Rp 50 Triliun ke Intel
    Insight News

    Tajir Walau Perang, Israel Kasih Duit Rp 50 Triliun ke Intel

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa27 Desember 2023Updated:28 Desember 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – Di tengah perang dan serangan di Gaza, Israel memberikan dana hibah kepada Intel. Dana hampir Rp 50 triliun dikabarkan untuk membangun pabrik chip di wilayah selatan negara tersebut.

    Dana yang disetujui diberikan kepada raksasa asal Amerika Serikat (AS) sebesar US$32 miliar atau sekitar Rp 49,3 triliun. Hibah juga pernah diterima Intel sebelumnya senilai US$ 2 miliar untuk fasilitas lain dalam 50 tahun terakhir.

    Pabrik senilai US$25 miliar di Kiryat Gat itu jadi investasi baru Intel. Wakil presiden Daniel Benatar menyebut Israel sebagai pusat teknologi karena mendukung perusahaannya.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    “Dukungan dari pemerintah Israel akan memastikan Israel tetap jadi pusat teknologi semikonduktor dan talenta global,” ucap Daniel dikutip Reuters, Rabu (27/12/2023).

    Proses mendapatkan dana hibah ini memakan waktu cukup lama. Wakil dari direktorat jenderal otoritas investasi Israel menjelaskan ini dilakukan karena perlunya peninjauan dan analisis independen untuk memberikan dana dalam jumlah besar.

    Sementara itu, Menteri Keuangan Israel Bezalel Smotrich menyinggung soal investasi diberikan saat negaranya dalam keadaan perang. Menurutnya investasi diberikan pada nilai yang benar untuk kemajuan manusia.

    “Investasi ini, saat Israel mengorbankan perang melawan kejahatan, perang di mana kebaikan harus mengalahkan kejahatan, merupakan investasi dengan nilai yang benar dan artinya kemajuan bagi umat manusia,” jelasnya.

    Pabrikan baru milik Intel diharapkan bisa memberikan manfaat bagi Israel. Termasuk membuka ribuan pekerjaan baru.

    Selain hibah, Intel dilaporkan akan membeli barang dan jasa dari pemasok Israel. Jumlahnya mencapai 60 miliar shekel (Rp 254,8 triliun) selama satu dekade ke depan.


    High Technology Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.