Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»5 Ramalan Bill Gates Soal AI, Ubah Masa Depan Manusia
    Insight News

    5 Ramalan Bill Gates Soal AI, Ubah Masa Depan Manusia

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa26 Desember 2023Updated:26 Desember 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Jelang akhir tahun 2023, Bill Gates menuliskan pandangannya soal tahun 2024. Termasuk perkembangan inovasi teknologi Artificial Intelligence (AI) yang akan mengubah masa depan manusia.

    Tahun ini memang tak lepas dari sejumlah masalah, perang Rusia-Ukraina, perang Israel-Hamas, hingga perubahan iklim. Namun, Gates memastikan dirinya tetap optimis. Salah satunya karena penelitian tengah berada di puncak terobosan penting di sektor kesehatan karena AI.

    Pendiri Microsoft itu juga memberikan lima ramalan soal AI dalam sejumlah sektor di kehidupan manusia. Berikut informasinya, dirangkum dari Benzinga, Jumat (22/12/2023):


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Resistensi Antibiotik

    Resistensi pada antibiotik memang menjadi banyak masalah di dunia. Namun masalah ini tengah dicari solusinya melalui penggunaan teknologi AI.

    Gates menjelaskan Nana Kofi Quakyi dari Aurum Institue di Ghana sedang mengerjakan alat yang didukung AI untuk membantu petugas kesehatan meresepkan antibiotik. Resep itu diharapkan tidak akan berkontribusi pada peningkatan resistensi.

    Tutor Khusus Tiap Siswa

    Gates juga meramalkan soal tutor yang dipersonalisasi. Jadi pengajar itu akan memahami kesulitan dan kekuatan tiap siswa dengan menyesuaikan metodologi yang ada.

    Platform edutech berbasis AI juga sudah tersedia, seperti Khanmigo, Mathia, dan Somanasi.

    Mengobati Kehamilan Berisiko Tinggi

    AI juga disebut tengah dieksplorasi membantu masalah kehamilan. Ini dilakukan oleh peneliti di Armman. Gates mengatakan terdapat risiko kematian wanita tiap dua menit setelah melahirkan anak.

    Risiko HIV

    Sebuah chatbot di Afrika digunakan untuk menilai risiko HIV. Dengan platform itu, Gates mengatakan dapat membantu lebih banyak wanita mengerti sebesar apa risiko dan langkah tepat untuk melindungi diri.

    Memudahkan Akses Pada Informasi Medis

    Salah satu masalah mendasar adalah sulitnya akses pada informasi medis di beberapa negara. Padahal mengetahui informasi yang tepat dan cepat adalah hal penting dalam pengobatan dan perawatan yang tepat.

    AI diharapkan bisa mempercepat proses penelitian untuk solusi tersebut. Gates meyakini solusi itu mungkin belum tersedia dalam waktu dekat, namun akan ada dalam jangka panjang.



    Artikel Selanjutnya


    AI Bawa Petaka, Kominfo Ungkap Dampaknya ke Politik RI

    (npb/npb)


    High Technology Mind your business
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.