Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»240 Juta Komputer Windows OTW Menjadi Sampah
    Insight News

    240 Juta Komputer Windows OTW Menjadi Sampah

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa22 Desember 2023Updated:25 Desember 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – Microsoft berencana mengakhiri dukungan atas sistem operasi Windows 10 pada 2025. Langkah ini diperkirakan membuat 240 komputer (PC) tak bisa lagi digunakan sehingga harus dibuang.

    Reuters mengutip hasil riset Canalys tentang dampak pengakhiran dukungan atas Windows 10. Microsoft berencana mengakhiri dukungan software atas Windows 10 pada Oktober 2025. Sistem operasi baru Microsoft diperkirakan akan didesain khusus untuk membawa teknologi kecerdasan buatan (AI) ke platform PC.

    Canalys memperkirakan sekitar 240 juta PC akan jadi sampah seberat 480 juta kilogram, atau setara dengan berat 320.000 mobil, setelah dukungan Windows 10 dimatikan.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Tanpa dukungan pembaruan sistem operasi, PC yang menggunakan Windows 10 sebetulnya masih berfungsi. Namun, mayoritas perusahaan diperkirakan tak akan meneruskan penggunaan teknologi yang tidak lagi menerima pembaruan sistem keamanan.

    Microsoft sebetulnya tetap menawarkan meneruskan dukungan keamanan untuk Windows 10 hingga Oktober 2028 dengan biaya yang tidak dipublikasikan.

    Permasalahannya, mayoritas institusi pengguna pasti memilih beralih ke perangkat yang bisa menggunakan sistem operasi baru daripada harus mengeluarkan biaya tambahan hanya untuk “menambal” sistem operasi yang usang.

    Limbah peranti keras yang digunakan di PC dan data center sebetulnya bisa didaur ulang. Sebagian material hasil daur ulang kemudian digunakan sebagai komponen produksi kendaraan bermotor listrik. 

    “Menggunakan komputer yang sudah tak dipakai menjadi magnet, yaitu komponen penting teknologi kendaraan bermotor listrik dan turbin angin, akan membantu memenuhi permintaan listrik global,” kata Chief Commercial Officer Noveon Magnetics Peter Afiuny.

    Afiuny menambahkan, hard drive sering dibuang ketika mereka masih bisa dipakai. Ini membuat limbah tanah jarang menumpuk.

    Redwood Materials, perusahaan daur ulang baterai, menyatakan baterai bisa didaur ulang terus menerus dengan memanfaatkan kembali logam lithium, kobalt, nikel, dan tembaga.

    (dem)


    Teknologi Informasi Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.