Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Beda Vaksin Sinovac untuk Dewasa dan Anak-anak
    Insight News

    Beda Vaksin Sinovac untuk Dewasa dan Anak-anak

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa3 November 2021Updated:4 November 2021Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) telah menerbitkan izin penggunaan darurat atau emergency use authorization (EUA) vaksin Sinovac bagi orang dewasa dan anak usia 6-11 tahun. Lantas apa perbedaannya.

    Ternyata perbedaannya terletak pada dua hal. Pertama, terkait kandungan vaksin yang diberikan. Pada orang dewasa, vaksin Sinovac diberikan sebanyak 0,5 ml dengan kandungan 0,5 mikrogram sebanyak dua kali.

    Pada anak usia 6-11 tahun diberikan vaksin Sinovac sebanyak 0,5 ml dengan kandungan 0,3 mikrogram. Vaksin ini diberikan sebanyak dua kali.

    “Jadi dipakai dosis yang rendah tapi efektivitasnya tinggi dan sama dengan yang dosis orang dewasa. Dari hasil uji klinis ya begitu. Di China, Bangkok efek uji klinisnya sama, aman,” kata Ketua Tim Riset Uji Klinis vaksin Covid-19 dari Universitas Padjadjaran Prof. Dr. Kusnandi Rusmil, seperti dikutip dari CNNIndonesia, Rabu (3/11/2021).

    Kedua rentan waktu penyuntikan. Pada orang dewasa diberikan dalam rentan waktu 14 hari. maka pada anak-anak, Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) merekomendasikan suntikan vaksin diberikan dalam rentan waktu 28 hari.

    Sebelumnya Kepala BPOM Penny Lukito mengungkapkan efikasi vaksin Sinovac pada anak sama dengan efikasi vaksin pada orang dewasa seperti hasil uji klinis tahap tiga yang dilakukan di Bandung sebesar 65,3%.

    “Jadi, hasil uji klinik dari anak-anak ini tentunya lebih pada aspek keamanan dan aspek dari imunogenisitasnya. Ya jadi imunogenisitasnya menunjukkan persentasenya yang cukup tinggi ya, 96%,” ujar Penny Lukito.

    [Dexpert.co.id]

    (Update dari:CNBC.com )



    Innovation Mind your business
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.