Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Daftar Aplikasi Ojek Online Bangkrut di RI Makin Banyak
    Insight News

    Daftar Aplikasi Ojek Online Bangkrut di RI Makin Banyak

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa22 Desember 2023Updated:22 Desember 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – Beberapa tahun lalu, Indonesia memiliki banyak pemain ojek online (ojol). Namun seiring berjalannya waktu, tak sedikit yang tumbang dan akhirnya bangkrut.

    Saat ini tercatat hanya ada dua pemain besar di pasar ride-hailing, yakni Gojek dan Grab. Uber, salah satu pemain besar, juga akhirnya tak meneruskan operasionalnya di dalam negeri.

    Lalu siapa saja ojol yang akhirnya tutup? Berikut daftarnya:


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    1. Calljack

    Aplikasi ini berasal dari Yogyakarta dengan layanan yang hampir sama dengan Gojek maupun Grab. Perusahaan menawarkan dua layanan yakni Calljack dan O’Jack. Sayang nama keduanya akhirnya tak pernah terdengar lagi.

    2. Ojekkoe

    Ojekkoe dilaporkan memiliki 500 orang mitra pengemudi. Layanan ini juga cukup murah dengan biaya minimal Rp 2.500 per hari untuk mengantar penumpang.

    3. Topjek

    Topjek sempat mengungguli Gojek dan Grab karena memiliki fitur chat room, yang saat itu belum tersedia di dua raksasa tersebut. Pengemudi Topjek juga dibatasi hanya 10 ribu driver dengan seleksi ketat.

    4. Uber

    Seperti disebutkan sebelumnya, Uber akhirnya angkat kaki dari Indonesia dan juga Asia Tenggara. Bisnisnya dijual ke Grab. Para mantan pengemudi diketahui ada yang berpindah ke Grab atau Gojek.

    5. LadyJek

    LadyJek sempat menggemparkan karena menawarkan pengemudi wanita untuk penumpang wanita. Layanan tersebut memiliki hampir 3.300 pengemudi.

    6. BluJek

    BluJek disebut sebagai saingan terbesar Gojek dan Grab, dengan armada cukup besar. Perusahaan juga tampil beda dengan pilihan warna biru saat kompetitornya diwakili dengan warna hijau.

    7. OjekArgo

    OjekArgo menawarkan layanan aplikasi tanpa perlu mendaftarkan diri atau membuat akun aplikasi. Sama seperti sederet layanan lainnya, OjekArgo juga tidak aktif sejak 2017 lalu.

    8. Bangjek

    Perusahaan ini menawarkan beberapa layanan yang hampir sama dengan Grab maupun Gojek. Mulai dari antar jemput pelanggan, pesan makanan, pengiriman paket, hingga belanja online.

    9. Ojesy

    Layanan ini menganut sistem syar’i, dengan melayani perempuan, anak-anak, termasuk non-muslim. Mereka juga tetap melayani pengguna pria dengan usia tidak lebih dari 8 tahun. Namun 2019 lalu, platform ditutup setelah empat tahun beroperasi.


    Techno for life Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.