Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Petaka AI di Depan Mata, Ini Perintah Joe Biden
    Insight News

    Petaka AI di Depan Mata, Ini Perintah Joe Biden

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa20 Desember 2023Updated:20 Desember 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – Pemerintah Amerika Serikat baru akan membuat panduan utama untuk penerapan kecerdasan buatan (AI) generatif yang aman. 

    Institut Standar dan Teknologi Nasional (NIST) Departemen Perdagangan mengatakan pihaknya sedang mencari masukan dari publik. Pada 2 Februari 2024, akan dilakukan pengujian untuk memastikan keamanan sistem AI.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Menteri Perdagangan Gina Raimondo mengatakan upaya ini dipicu oleh perintah eksekutif Presiden Joe Biden pada Oktober lalu mengenai AI yang bertujuan untuk mengembangkan standar industri seputar keselamatan, keamanan, dan kepercayaan AI.

    Dengan cara tersebut, Amerika Serikat (AS) diharapkan bisa terus memimpin dunia dalam pengembangan dan penggunaan AI yang bertanggung jawab di tengah gempuran teknologi yang berkembang pesat.

    Badan ini sedang mengembangkan pedoman untuk mengevaluasi AI, memfasilitasi pengembangan standar, dan menyediakan lingkungan pengujian untuk mengevaluasi sistem AI.

    Permintaan tersebut meminta masukan dari perusahaan AI dan masyarakat mengenai manajemen risiko AI generatif dan mengurangi risiko misinformasi yang dihasilkan AI, demikian dikutip dari Reuters, Rabu (20/12/2023).

    AI generatif yang dapat membuat teks, foto, dan video sebagai respons terhadap permintaan terbuka, telah memicu ketakutan. Masyarakat khawatir AI dapat berdampak pada hilangnya pekerjaan, mengacaukan pemilu, berpotensi mengalahkan manusia, serta menimbulkan dampak bencana.

    Perintah Biden mengarahkan lembaga-lembaga untuk menetapkan standar pengujian dan mengatasi risiko kimia, biologi, radiologi, nuklir, dan keamanan siber terkait.

    NIST sedang berupaya menetapkan pedoman untuk pengujian, termasuk apa yang disebut “tim merah” akan paling bermanfaat untuk penilaian dan manajemen risiko AI serta menetapkan praktik terbaik untuk melakukan hal tersebut.

    Tim merah eksternal telah digunakan selama bertahun-tahun dalam keamanan siber untuk mengidentifikasi risiko-risiko baru, dengan mengacu pada simulasi Perang Dingin AS di mana musuh diistilahkan sebagai “tim merah”.

    Pada bulan Agustus, “tim merah” mendapat penilaian publik AS pertama yang diadakan pada konferensi keamanan siber besar dan diselenggarakan oleh AI Village, SeedAI, Humane Intelligence.

    Ribuan peserta mencoba untuk melihat apakah mereka dapat membuat sistem menghasilkan keluaran yang tidak diinginkan atau gagal, dengan tujuan untuk lebih memahami risiko yang ditimbulkan oleh sistem ini.

    Acara tersebut menunjukkan bagaimana kerja sama eksternal dapat menjadi alat yang efektif untuk mengidentifikasi risiko baru AI.


    Artikel Selanjutnya


    Joe Biden Buka Jalan, Taiwan Boleh Kirim Chip ke China

    (fab/fab)


    Mind your business Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.