Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»TikTok Ternyata Dikendalikan Amazon, Karyawan Bongkar
    Insight News

    TikTok Ternyata Dikendalikan Amazon, Karyawan Bongkar

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa19 Desember 2023Updated:19 Desember 2023Tidak ada komentar3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – TikTok diam-diam dikendalikan oleh Amazon. Ini diketahui dari pemberitahuan internal kepada para karyawan TikTok.

    Mereka diwajibkan menghindari masalah dengan semua akun milik Amazon. Ini dilakukan untuk melindungi hubungan komersial TikTok dengan perusahaan raksasa e-commerce asal Amerika Serikat (AS) tersebut.

    Beberapa moderator konten diimbau untuk tidak mengambil tindakan negatif terhadap lebih dari 60 akun terkait Amazon di TikTok, karena perusahaan AS itu menjadi pengiklan besar.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Menurut saluran komunikasi internal yang dilihat oleh The Guardian, staf yang memeriksa video TikTok dan memastikan mereka mematuhi pedoman konten disarankan untuk tidak menghapus akun tersebut atau memberikan “tag” apapun.

    Untuk diketahui, memberi tag pada video atau akun bisa menyebabkan akun tersebut dihapus atau tidak ditampilkan di laman viral ‘For You Page’ (FYP).

    TikTok menegaskan ini bukan kebijakan resmi perusahaan, demikian dikutip dari The Guardian, Selasa (19/12/2023).

    Seorang juru bicara mengatakan tuduhan tentang kebijakan TikTok ini salah atau didasarkan pada kesalahpahaman.

    Pedoman komunitas TikTok menyatakan, “pendekatan kami terhadap moderasi konten menggunakan kriteria yang sama, tidak peduli siapa yang membuatnya”.

    Alasan pengecualian Amazon terungkap di Lark, sistem pesan internal TikTok. Mereka tampaknya telah memperjelas pentingnya Amazon sebagai platform yang mengeluarkan iklan dengan bayaran tertinggi, dan keinginan agar platform tersebut melindungi hubungan tersebut.

    Pesan tentang Amazon dikirim oleh ketua tim moderator TikTok. Pesan tersebut dikirim dalam obrolan grup oleh pimpinan platform dan seorang staf senior yang bertanggung jawab mengawasi keseluruhan situs.

    The Guardian tidak melihat bukti yang menunjukkan bahwa pesan-pesan ini kemudian ditarik kembali oleh anggota staf senior.

    Komunikasi internal lebih lanjut yang dilihat oleh The Guardian mengindikasikan ada beberapa perusahaan lain yang tidak disebutkan namanya dalam daftar yang dilindungi.

    Ada dugaan bahwa kehadiran perusahaan-perusahaan yang ada di dalam daftar telah menyebabkan beberapa moderator umumnya berhati-hati dalam menandai akun perusahaan besar lainnya karena takut tidak mengikuti panduan internal tidak resmi.

    Pesan ini ditandai ke beberapa moderator lain, pemimpin tim, dan manajer. Tujuan dari adanya kelompok ini adalah untuk menyebarkan pembaruan kebijakan dan menyebarkan informasi tentang moderator ke moderator, yang bertanggung jawab untuk “mengawasi” TikTok di seluruh Eropa.

    Seorang anggota staf TikTok berkata, “pesannya mengatakan jangan memoderasi akun Amazon”.

    Pesan internal yang dilihat oleh The Guardian menunjukkan bahwa instruksi tersebut dikirim setelah adanya keputusan ‘salah’ yang diambil pada video dari akun Amazon.

    Moderator akun Amazon diberitahu untuk tidak melarang atau menandai akun resmi layanan Prime Video Amazon, yang memiliki 418,2 juta like dan secara teratur memposting klip dari film, wawancara dengan selebriti, dan trailer. Akun lainnya dari Amazon termasuk Amazon Music, layanan streaming video game Twitch, dan layanan buku audio Audible.

    Akun yang dikontrol Amazon juga menyertakan akun TikTok resmi untuk database film IMDb, yang memiliki lebih dari 45 juta suka. Total ada sekitar 60 akun.

    Seorang juru bicara TikTok mengatakan, “tuduhan tentang kebijakan TikTok ini salah atau didasarkan pada kesalahpahaman, sementara The Guardian belum memberi kami informasi yang cukup tentang klaim mereka yang lain untuk diselidiki. Pedoman komunitas kami berlaku sama untuk semua konten di TikTok”.

    TikTok mengatakan pihaknya mempekerjakan 6.000 moderator di Eropa dan memiliki 40.000 orang yang bekerja di bidang keselamatan di seluruh dunia.



    Artikel Selanjutnya


    Bukti Baru China Jajah Dunia Lewat Ecommerce

    (fab/fab)


    Innovation Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.