Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»‘Tuyul’ Google dan ChatGPT Kompak Diblokir
    Insight News

    ‘Tuyul’ Google dan ChatGPT Kompak Diblokir

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa18 Desember 2023Updated:18 Desember 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – Kehadiran kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) memang bisa membantu kegiatan sehari-hari.

    Namun nyatanya, banyak penerbit berita atau media yang memblokir alat pemindaian halaman web yang digunakan oleh pembuat AI seperti ChatGPT dari OpenAI, untuk meningkatkan model kecerdasan buatannya.

    Secara total, 581 dari 1.153 penerbit berita yang disurvei oleh arsip homepages.news telah menginstruksikan OpenAI, Google AI, atau organisasi nirlaba Common Crawl untuk berhenti memindai situs mereka.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Dilaporkan bahwa ketiga organisasi tersebut secara sistematis ‘merayap’ menyusup masuk ke dalam situs web untuk mengumpulkan informasi demi melatih chatbot generatif seperti ChatGPT OpenAI dan Bard Google.

    Penerbit berita meminta agar konten mereka dikecualikan dengan memilih tidak ikut serta melalui konvensi robots.txt.

    Sistem sumber terbuka yang dijalankan oleh homepages.news mengumpulkan file robots.txt setiap situs berita dua kali sehari. Halaman ini terus diperbarui dengan hasil terbaru.

    Beberapa media memblokir ‘tuyul’ dari ketiga perusahaan penyedia AI yang melakukan crawling pada situs mereka. Ada media yang memblokir semua robot pengais AI, ada yang hanya dua saja, atau hanya satu saja ‘tuyul’ yang tidak disetujui untuk memindai situs mereka.

    New York Times, CNN, CNBC, Daily Mail, ESPN, dan Vogue telah mengambil langkah-langkah untuk mencegah web crawler yang dilakukan OpenAI, agar tidak dapat mencuri konten mereka.

    Untuk selengkapnya Anda bisa cek di sini (https://palewi.re/docs/news-homepages/openai-gptbot-robotstxt.html )



    Artikel Selanjutnya


    Jokowi Mau Kasih Golden Visa untuk Bos ChatGPT Sam Altman

    (dem/dem)


    Hitech for better life Techno for life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.