Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Senjata Pembunuh Massal Israel Obrak-abrik Gaza Dibantu AI
    Insight News

    Senjata Pembunuh Massal Israel Obrak-abrik Gaza Dibantu AI

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa16 Desember 2023Updated:16 Desember 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – Konflik antara Israel dan Palestina masih berlangsung. Bahkan Israel melakukan penyerangan bertubi-tubi dan dibantu oleh kecanggihan teknologi, yang mana salah satunya adalah Artificial Intelligence (AI).

    Ternyata, serangan Israel dibantu oleh Artificial Intelligence (AI). Teknologi yang disebut sebagai pabrik pembunuh massal digunakan para tentara Israel untuk memilih target di jalur Gaza.

    Penggunaan AI merupakan bagian dari operasi yang disebut sebagai ‘pabrik target’. Operasi tersebut telah diluncurkan sejak tahun 2019 lalu.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Serangan tersebut diklaim efektif, bahkan meningkatkan target serangan Israel. Kabarnya serangan target militer Israel melonjak 70 ribu% dengan menggunakan AI.

    Jumlah target yang bisa ditentukan juga melonjak dua kali. Dari hanya 50 target setahun menjadi 100 target dalam satu hari pada Operation Guardian of the Walls 2021 lalu.

    Sistem AI mampu menentukan target dengan cepat. Teknologi itu diklaim lebih baik dalam penentuan target dibandingkan dengan saran dari manusia.

    Pejabat tentara Israel atau IDF menegaskan menggunakan standar tinggi saat menentukan target. Dengan begitu akan menimbulkan kerusakan pada musuh.

    “Kami tidak memberikan kompromi pada kualitas intelijen dan menghasilkan target serangan yang tepat pada infrastruktur terkait dengan Hamas. Jadi menimbulkan kerusakan besar pada musuh dan kerugian minimal untuk yang tidak terlibat,” jelasnya.

    AI akan merekomendasikan lokasi-lokasi yang diduga sebagai tempat tinggal Hamas. Setelah itu akan dilakukan serangan udara pada lokasi yang menjadi target.

    Namun ini juga tak membuat Israel berfokus hanya pada Hamas. Karena Israel juga tetap membunuh banyak masyarakat sipil di Palestina.

    Ini juga ditegaskan oleh seorang mantan perwira intelijen Israel. Dia menyebut serangan ditekankan pada kuantitas bukan kualitas.



    Artikel Selanjutnya


    Google Maps Dimatikan di Gaza Ikut Perintah Israel

    (fsd/fsd)


    Techno for life Teknologi Informasi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.