Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Joe Biden Kritik Elon Musk, Mama Langsung Bertindak
    Insight News

    Joe Biden Kritik Elon Musk, Mama Langsung Bertindak

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa15 Desember 2023Updated:15 Desember 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – Ibu Elon Musk, Maye Musk, turun tangan membela anaknya. Ia terang-terangan mengatakan Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden ingin menyetop anaknya dalam upaya menciptakan dunia yang lebih baik.

    Komentar itu merupakan respons atas sebuah post yang diunggah pejabat Komisi Komunikasi Federal (FCC), Brendan Carr. Dalam postingan di akun X personalnya, Carr menyebut beberapa lembaga pemerintah AS telah mengambil tindakan untuk melawan Elon Musk.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Carr juga menegaskan FCC telah bergabung dalam gerakan tersebut, dikutip dari Business Insider, Jumat (15/12/2023).

    Maye menanggapinya dengan pernyataan pembuka, “saya adalah ibu dari @elonmusk. Tujuan anak saya adalah membuat dunia lebih baik”.

    Ia lalu melanjutkan, “@POTUS [re: akun kenegaraan Joe Biden] ingin menghentikannya. Tahukah Anda seberapa murka saya? Orang-orang di negara lain bangga dengan Elon dan tak paham dengan motif dari Presiden AS. Tolong kasih tahu saya, bagaimana harus menghadapi ini”.

    Postingan Carr juga merujuk pada komentar Biden yang kontroversial pada November tahun lalu. Biden kala itu menyinggung soal kedekatan Musk dengan negara-negara asing.

    Menurut dia, hubungan Musk dengan beberapa negara lain patut diawasi. Apalagi, Musk kini telah mencaplok raksasa media sosial X (dulunya Twitter).

    Musk beberapa kali mendapat rintangan dari lembaga pemerintah AS. FCC menegaskan tak akan memberikan subsidi senilai US$ 885,5 juta untuk unit usaha Starlink milik Musk dalam menggelar jaringan broadband di area pedalaman.

    FCC mengatakan Starlink gagal memenuhi persyaratan untuk mengamankan pendanaan tersebut. Pasalnya, FCC menilai Starlink tak bisa mendemonstrasikan jaminan untuk menggelar layanan seperti yang diharapkan pemerintah AS.

    Departemen Kehakiman AS (DOJ) juga mengawasi ketat sistem kemudi tanpa awak milik Tesla. Bahkan, Lembaga Aviasi Federal (FAA) juga mengkaji peluncuran roket SpaceX milik Musk yang meledak di tengah peluncuran pada April lalu.

    FAA menutup observasinya atas kasus tersebut pada September lalu. FAA menyatakan kegagalan roket tersebut sebagai kecelakaan.

    Pada Oktober lalu, Dewan Hubungan Perburuhan Nasional (NLRB) melayangkan gugatan formal yang menuduh X memecat karyawan secara ilegal.

    Perwakilan Musk dan Joe Biden tak segera menanggapi permintaan konfirmasi untuk hal ini.



    Artikel Selanjutnya


    Elon Musk Bentuk Tim Rahasia, Bungkam Ribuan Keluhan Tesla

    (fab/fab)


    Hitech for better life Mind your business
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.