Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»17 Pinjol Diblokir Google, Bobol HP dan Peras Warga RI
    Insight News

    17 Pinjol Diblokir Google, Bobol HP dan Peras Warga RI

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa15 Desember 2023Updated:15 Desember 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – Sebanyak 17 aplikasi pinjaman online (pinjol) berbahaya diblokir Google karena bisa bobol rekening pengguna.

    Aplikasi tersebut terdeteksi menawarkan bunga pinjaman tinggi dan berpotensi melakukan pencurian data.

    Mengutip TechRadar, peneliti keamanan siber dari ESET Research mengatakan ada 17 aplikasi pinjol berbahaya yang beredar di Google Play Store. Belasan aplikasi ini sudah diunduh lebih dari 12 juta kali sejak tahun 2020.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    ESET tidak spesifik menyebut nama aplikasi pinjol yang berbahaya. Namun, mereka menggolongkannya sebagai ‘SpyLoan’ karena menggunakan teknik spyware.

    Data ESET menyebut, aplikasi ‘SpyLoan’ makin meningkat sepanjang tahun 2023. Korbannya tersebar di banyak negara, seperti Meksiko, India, Indonesia, Thailand, Nigeria, Filipina, Mesir, Vietnam, Singapura, Kolombia, dan Peru.

    Mereka biasanya dipromosikan via SMS dan media sosial seperti Twitter/X, Facebook, dan YouTube.

    Sebagian dari aplikasi pinjol berbahaya ini juga meniru nama dan branding dari penyedia layanan pinjaman dan institusi keuangan yang resmi. Bahkan ada satu penyedia layanan pinjol di Kolombia yang memperingatkan pengguna agar tidak tertipu aplikasi abal-abal yang meniru namanya.

    Setelah diinstal, aplikasi SpyLoan langsung meminta agar pengguna memberikan informasi pribadi seperti alamat, informasi kontak, bukti penghasilan, informasi rekening bank, serta foto kartu identitas bagian depan dan belakang.

    Selanjutnya aplikasi itu menyedot data sensitif yang ada di perangkat korban seperti log panggilan, event kalender, informasi perangkat, daftar aplikasi yang diinstal, informasi jaringan Wi-Fi lokal, hingga metadata foto. Selain itu, mereka juga mengincar daftar kontak, data lokasi pengguna, dan SMS.

    “Setelah itu, operator aplikasi pinjol berbahaya akan memeras dan mengancam pengguna untuk segera membayar pinjaman, bahkan ketika pengguna tidak meminjam uang atau pinjamannya ditolak. Bahkan ada attacker yang mengancam akan membunuh keluarga pengguna,” seperti dikutip dari Gizmodo, Selasa (13/12/2023).

    ESET langsung melaporkan temuannya ke Google. Saat ini, 17 aplikasi pinjaman online berbahaya sudah dihapus dari Play Store. Satu lagi bisa lolos karena sudah mengubah izin akses dan fungsinya sehingga tidak terdeteksi sebagai aplikasi SpyLoan.


    Artikel Selanjutnya


    Cek Daftar 288 Pinjol Ilegal Terbaru, Utang Dijamin Bangkrut

    (dem/dem)


    Innovation Techno for life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.