Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Anies Kuasai Medsos, Viral Hotline Paris
    Insight News

    Anies Kuasai Medsos, Viral Hotline Paris

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa13 Desember 2023Updated:14 Desember 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – Capres nomor urut 1 Anies Baswedan mengungkap idenya untuk menyelesaikan masalah persekusi kekerasan dan diskriminasi antar kelompok.

    Ia mengatakan akan membuat program online pengacara gratis atau disebut dengan ‘Hotline Paris’. Dengan begitu, masyarakat tak perlu pusing soal biaya ketika ingin mendapat akses hukum.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    “Rakyat tidak tahu lapor ke mana? Dan ketika lapor pasti bertemu hukum. Kami rencana buat program online untuk layanan pengacara gratis yang kami sebut sebagai Hotline Paris dengan itu maka rakyat bisa minta tolong negara untuk pengacara oleh negara,” kata Anies dalam Debat Capres 2024 yang diadakan Komisi Pemilihan Umum (KPU), Selasa (12/12) malam kemarin.

    Pantauan CNBC Indonesia, Rabu (13/12/2023), topik ‘Hotline Paris’ ramai dibicarakan netizen di media sosial, bahkan masuk jejeran trending di X (dulunya Twitter).

    Sebanyak 5.672 post mendiskusikan tentang gagasan Anies tersebut.

    [Gambas:Twitter]

    [Gambas:Twitter]

    [Gambas:Twitter]

    Dikutip dari Detiknews, pengacara Hotman Paris turut menanggapi program Anies tersebut. Menurut dia, sah-sah saja ada program seperti itu.

    Ia juga mengaku telah ditelpon oleh Anies. Hotman menilai program Hotline Paris terinspirasi dari dirinya.

    “Barusan dia telepon saya, Anies intinya dia secara halus kasih tahu pemakaian nama Paris itu, secara haluslah, nggak secara terang-terangan, berarti seolah mengakui bahwa terinspirasi dari sana, gitu lho,” kata Hotman.

    Berdasarkan laporan Drone Emprit, capres nomor Anies merajai topik percakapan di media sosial selama debat pertama berlangsung. Dalam hal ini, Drone Emprit menganalisa kata kunci di X.

    Temuannya, Anies menguasai 48.418 percakapan sepanjang debat atau 44%. Selanjutnya disusul capres nomor urut 2 Prabowo Subianto yang menghimpun 40.018 percakapan atau 36%.

    Terakhir, capres nomor urut 3 Ganjar Pranowo yang diperbincangkan sebanyak 21.775 kali atau 20%, dikutip dari akun X pendiri Drone Emprit, Ismail Fahmi.

    Pantauan CNBC Indonesia, beberapa topik terkait debat capres-cawapres 2024 kemarin malam masuk ke jejeran ‘trending topic’ X. Selain ‘Hotline Paris, ada pula ‘Gemoy’, ‘Memalukan’, ‘JAKI’, ‘Oposisi’, hingga ‘Ordal’.

    Tiga kata kunci terakhir berasal dari ungkapan Anies selama debat berlangsung. JAKI merupakan aplikasi pintar warga Jakarta yang merupakan inisiatif saat Anies menjabat gubernur.

    Sementara itu, Anies juga berkali-kali menyuarakan pentingnya menjaga kelompok oposisi dalam suatu pemerintahan, agar negara hukum tak berubah menjadi negara kekuasaan.

    Terakhir, Anies juga sempat menyinggung soal budaya ordal (orang dalam) di Indonesia. Ia mengatakan fenomena ordal merupakan salah satu bentuk gangguan terhadap proses demokrasi.


    Artikel Selanjutnya


    Gibran Maju Cawapres, Ini Reaksi Netizen

    (fab/fab)


    Innovation Mind your business
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.