Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Alasan China Ditinggal, Pabrik iPhone Kompak ke India
    Insight News

    Alasan China Ditinggal, Pabrik iPhone Kompak ke India

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa7 Desember 2023Updated:7 Desember 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – Bocoran soal iPhone 16 mulai bertebaran di internet. Padahal, iPhone 15 baru saja meluncur beberapa bulan sejak September lalu.

    Terbaru, Apple dilaporkan meminta para vendor penyuplai untuk memprioritaskan produksi baterai iPhone 16 ke India. Keputusan itu demi mengurangi ketergantungan ke China.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Selama ini, China merupakan markas fasilitas produksi iPhone. Namun, kondisi geopolitik dan hambatan produksi akibat Covid-19 membuat Apple mulai gencar berinvestasi ke India.

    Apple juga disebut telah menggandeng beberapa mitra untuk menggenjot produksi iPhone 16. Penyuplai dari Jepang dikatakan telah sepakat untuk menyediakan fasilitas seluas 728 ribu meter persegi di area Haryana.

    Sebelumnya, Financial Times telah melaporkan bahwa Apple akan memindahkan proses manufaktur baterai iPhone 16 dari China ke India. Untuk itu, pembuat komponen seperti Desay mulai membangun fasilitas di India. Simplo Technology dari Taiwan juga bersiap memindahkan pabriknya dari China ke India.

    Wakil Menteri Teknologi dan Informatika India, Rajeev Chandeasekhar mengatakan pembuat baterai asal Jepang, TDK, telah berinvestasi untuk fasilitas di India.

    Ia mengatakan fasilitas di India akan digunakan untuk memproduksi baterai iPhone ‘Made in India’, dikutip dari 91mobiles, Kamis (7/12/2023).

    Setelah fasilitas tiga perusahaan siap beroperasi di India, TDK akan membuat komponen baterainya, sementara itu Desay dan Simplo akan meramunya menjadi baterai. Terakhir, baterai iktu akan dirakit oleh Foxconn dan Tata untuk dimasukkan ke iPhone.

    Chandrasekhar mengatakan hal ini akan memperkuat ekosistem manufaktur perangkat elektronik di India dan menambah nilai untuk membuka lebih banyak lapangan pekerjaan dengan gaji layak.

    iPhone 16 dikatakan akan menggunakan prosesor A17 Pro dengan RAM 6GB. Untuk varian reguler, layarnya 6,12-inci. Kameranya 48MP+12MP, sementara di bagian depan 12MP. Adapun kapasitas baterainya 3.449 mAh. Namun, berbagai bocoran ini belum dikonfirmasi langsung oleh Apple.



    Artikel Selanjutnya


    Sosok Terry Gou, Pendiri Pabrik Apple yang Maju Capres Taiwan

    (fab/fab)


    Hitech for better life Innovation
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.