Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Google Search Bakal Usang, Sudah Ada Penggantinya
    Insight News

    Google Search Bakal Usang, Sudah Ada Penggantinya

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa7 Desember 2023Updated:7 Desember 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – Google meluncurkan platform kecerdasan buatan (AI) tercanggihnya, yang diberi nama Gemini. AI yang tersedia untuk pengguna Google Cloud ini bisa menganalisis grafik hingga menulis kode pemrograman komputer.

    Gemini diklaim punya kinerja dan kemampuan lebih baik dari GPT-3.5, model AI yang mendasari layanan ChatGPT milik OpenAI. 

    Model ini dirilis dalam tiga kategori yang Gemini Ultra, Gemini Pro, dan Gemini Nano. Gemini Ultra adalah model dengan kapasitas terbesar, Gemini Pro adalah model yang bisa dikembangkan untuk tugas tertentu, sedangkan Gemini Nano digunakan untuk hal spesifik bisa berjalan di perangkat mobile seperti HP.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Untuk saat ini, Gemini bisa digunakan oleh perusahaan pengguna Google Cloud di aplikasi masing-masing. Mulai 13 Desember, pengembang software dan pelanggan perusahaan bisa mengakses Gemini Pro menggunakan API di Google AI Studio atay Google Cloud Vertex AI. Pengembang Android juga sudah bisa mulai mengembangkan aplikasi dengan Gemini Nano.

    Gemini juga akan menjadi mesin di balik layanan Google, seperti chatbot Bard dan Search Generative Experience, yaitu model pencarian Google yang menjawab pertanyaan dalam bentuk percakapan. 

    Search Generative Experience disebut bakal menggantikan peran Google Search yang memberikan jawaban hasil pencarian internet dalam bentuk daftar laman di internet. Produk ini saat ini masih dalam tahap perkembangan.

    Menurut CNBC International, Gemini bisa digunakan oleh perusahaan untuk menyediakan layanan pelanggan canggih lewat chatbot. Kegunaan lainnya adalah memberikan rekomendasi produk ke pelanggan serta mengidentifikasi tren untuk merancang kampanye promosi.

    Gemini juga bisa digunakan untuk membuat konten pemasaran hingga blog atau sebagai pendukung produktivitas karena bisa merangkum hasil rapat dan menulis kode pemrograman komputer.

    Google, dalam acara peluncuran Gemini, memamerkan kemampuan Gemini untuk mengambil tangkapan layar dari sebuah grafik, kemudian memperbaiki grafik tersebut setelah melakukan analisis atas laporan setebal ratusan halaman. Gemini juga dipamerkan bisa memfoto lembar PR matematika, kemudian mengidentifikasi jawaban yang benar dan salah.

    Gemini Ultra diklaim sebagai model AI pertama yang bisa mengalahkan manusia dalam MMLU (pemahaman bahasa dalam beragam tugas dalam jumlah besar). Dalam uji MMLU, Gemini Ultra diberikan tugas untuk memahami 57 bidang ilmu pengetahuan termasuk matematika, fisika, sejarah, hukum, hingga kodekteran. Menurut Google, Gemini Ultra mampu memahami nuansa dalam subjek yang rumit.



    Artikel Selanjutnya


    Terungkap, Ini Taktik Google Bikin ChatGPT Tak Berdaya

    (dem/dem)


    High Technology Hitech for better life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.