Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Anak 9 Tahun Nonton Porno, Inggris Mau Cegah Pakai AI
    Insight News

    Anak 9 Tahun Nonton Porno, Inggris Mau Cegah Pakai AI

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa5 Desember 2023Updated:6 Desember 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – Inggris berencana menerapkan sistem pengecekan usia untuk mencegah anak mengakses konten porno di internet. Teknologi kecerdasan buatan (AI) akan digunakan untuk menganalisis wajah penonton porno.

    Studi oleh Komisi Anak di Inggris menunjukkan bahwa rata-rata penduduk Inggris mulai menonton konten pornografi online pada usia 13 tahun. Bahkan, 1 dari 10 anak di Inggris sudah mengakses konten pornografi pada usia 9 tahun.

    Pemerintah Inggris baru-baru ini menerbitkan UU Keamanan Online yang mengharuskan website dan aplikasi yang menyediakan konten pornografi untuk memastikan penduduk di bawah usia legal (18 tahun di Inggris) tidak bisa mengakses konten tersebut.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    “Apa pun pendekatan yang digunakan, kami meminta agar seluruh layanan menyediakan pelindungan ketat agar anak tidak menemukan pornografi [di internet], sambil memastikan hak atas privasi dan kebebasan bagi penduduk dewasa dijaga,” kata Melanie Dawes dari Ofcom, regulator di Inggris.

    Regulator menyarankan penggunaan AI untuk menganalisis wajah penonton dan memperkirakan usia mereka. Sistem ini mengharuskan pengguna untuk mengambil swafoto atau upload foto.

    Sistem lain yang disarankan adalah memeriksa kartu identitas pengguna yang dilengkapi foto, seperti paspor atau SIM untuk membuktikan usia mereka. Kemudian, platform juga bisa meminta informasi perbankan sebagai konfirmasi usia.

    Metode yang berlaku saat ini untuk verifikasi usia hanya lewat deklarasi usia, sistem pembayaran online yang tidak mengharuskan penggunanya berusia 18 tahun ke atas, dan peringatan dalam bentuk disclamer. Ofcom menyatakan sistem tersebut sudah tidak memadai untuk digunakan.

    Namun, Institute of Economi Affairs, think tank pasar bebas, menyatakan verifikasi usia mengancam privasi dan membuat pengguna terpapar kepada risiko kebocoran dan eksploitasi data pribadi.


    Artikel Selanjutnya


    Sering Disalahkan, Ternyata Bukan AI Yang Gerus Pekerjaan

    (dem/dem)


    Insight for you Teknologi Informasi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.