Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Spotify PHK Lagi, 1.500 Karyawan Dipangkas
    Insight News

    Spotify PHK Lagi, 1.500 Karyawan Dipangkas

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa4 Desember 2023Updated:5 Desember 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – Layanan streaming musik Spotify kembali melakukan PHK besar-besaran. Sebanyak 1.500 karyawan terdampak tau sekitar 17% dari total pegawai.

    Sebelumnya, Spotify telah memangkas 600 karyawan pada Januari dan 200 orang pada Juni.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Alasan pemangkasan untuk melakukan efisiensi perusahaan di tengah kondisi makroekonomi yang belum stabil, dikutip dari Reuters, Senin (4/12/2023).

    Badai PHK kembali marak sepanjang 2023. Baru-baru ini, pengumuman PHK juga terjadi di Amazon dan LinkedIn yang merupakan anak usaha Microsoft.

    Dalam surat resminya ke karyawan, CEO Spotify Daniel Ek mengatakan perusahaan melakukan perekrutan besar-besaran pada 2020 dan 2021.

    Ia mengatakan perekrutan besar-besaran berkontribusi terhadap peningkatan hasil. Namun biaya operasional yang terus membengkak membuat perusahaan terpaksa mengambil langkah PHK.

    Salah satu pengeluaran terbesar Spotify adalah investasi miliaran dolar AS untuk membangun bisnis podcast. Spotify menggandeng nama-nama terkenal seperti Kim Kardashian, hingga Pangeran Harry dan Megan Markle, untuk menggenjot popularitas podcast di platformnya.

    Saat ini, Spotify Podcast telah memiliki 601 juta pengguna, naik dari 345 juta pengguna pada akhir 2020.

    Pada laporan Q3 2023, Spotify juga melaporkan profit positif karena kenaikan harga layanan streaming dan pertumbuhan pelanggan (subscriber) di berbagai wilayah.

    Kendati bisnisnya melonjak, namun Ek mengatakan perusahaan harus tetap fokus pada efisiensi. Hal tersebut untuk mengumpulkan lebih banyak pundi-pundi uang di masa depan.

    “Dari semua metrik, kami lebih produktif tetapi tidak efisien. Kami harus meningkatkan keduanya secara paralel,” kata dia.

    Spotify mulai memberi tahu para karyawan yang terdampak pada awal pekan ini. Karyawan yang kena PHK akan mendapat pesangon, uang libur, dan layanan kesehatan hingga periode tertentu.

    Perusahaan juga akan memberikan dukungan imigrasi untuk pekerja yang status imigrasinya terkait dengan pekerjaan.



    Artikel Selanjutnya


    Zuck Rekrut Ulang Korban PHK Facebook, Ternyata Masih Butuh

    (fab/fab)


    Innovation Teknologi Informasi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.