Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Penjelasan Gerakan Julid Fi Sabilillah Trending di Twitter
    Insight News

    Penjelasan Gerakan Julid Fi Sabilillah Trending di Twitter

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa30 November 2023Updated:4 Desember 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – Selama beberapa waktu terakhir, lini masa X Twitter dipenuhi dengan gerakan Julid Fi Sabilillah. Lalu apa sebenarnya gerakan tersebut?

    Julid Fi Sabilillah merupakan gerakan netizen Indonesia dan Malaysia untuk melawan Zionis dan Israel di media sosial. Erlangga Greschinov sebagai Komandan Satuan Operasi Khusus Netizen Julid Anti-Isral mejelaskan soal gerakan tersebut dalam akun resminya.

    Dia mengunggah teknis untuk gerakan tersebut. Salah satunya mengingatkan yang dilawan adalah Zionisme dan Israel, bukan Yahudi.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    “Sekali lagi ingat ya, kita memerangi Zionis dan Israel, bukan orang Yahudi, ingat teknis poin nomor 4,” kata dia dalam akunnya.

    “Kalau ada orang Yahudi pro-Palestina yang gak salah apa-apa lo serang juga, lo bukan bagian dari #JulidFiSabililah.”

    Terdapat tujuh teknis yang dibagikan. Salah satunya adalah tujuan gerakan untuk memerangi propaganda Zionis dan memperkuat narasi pro-Palestina di media sosial.

    Gerakan tersebut memiliki target tentara dan aparat kepolisian Israel. Selain itu juga warga maupun badan dengan narasi anti-Palestina.

    Selain itu dijelaskan pula tindakan yang dilakukan di sejumlah media sosial itu dengan memberikan counter-narratives. Mulai dari persuasif hingga melakukan trolling.

    Greschinov juga menjelaskan serangan warganet pada akun tentara, polisi, maupun warga Israel di platform X. Langkah tersebut yang bisa dilakukan untuk mendukung Palestina.

    “Tentu karena kita merasa karena Palestina ini negeri yang jauh, di sana penjajahan terus dilakukan, sehingga kita merasa tidak dapat melakukan langkah pencegahan apapun baik secara diplomatik maupun secara apapun,” jelas Greschinov, dikutip dari Detik.com, Kamis (30/11/2023).

    Apa yang dilakukan netizen juga muncul untuk menjatuhkan moral tentara Israel. “Sekarang ada satu cara yang memang muncul yaitu dengan menjatuhkan moral tentara IDF tersebut di sosial media,” imbuhnya.


    Artikel Selanjutnya


    Kena Semprot Gegara Hamas-Israel, FB Blokir 795.000 Konten

    (npb/npb)


    Insight for you Techno for life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.