Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Biden Paksa Duit Raja Salman Ditarik Startup Bos ChatGPT
    Insight News

    Biden Paksa Duit Raja Salman Ditarik Startup Bos ChatGPT

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa1 Desember 2023Updated:3 Desember 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, CNBC Indonesia – Pemerintah Joe Biden memaksa investor startup terafiliasi Saudi Aramco menjual saham mereka di startup kecerdasan buatan milik CEO OpenAI Sam Altman. OpenAI adalah perusahaan di balik ChatGPT.

    Reuters mengutip Bloomberg menyatakan bahwa Prosperity7 milik Aramco didesak untuk menjual saham mereka di Rain Neuromorphics. 

    Rain Neuromorphics (Rain AI) merupakan perusahaan pengembang chip yang didesain untuk meniru cara kerja otak. Startup yang bermarkas di Silicon Valley tersebut telah menggalang dana US$ 25 juta pada 2022.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Saham Prosperity7 dipaksa dijual setelah pengkajian oleh Komite Investasi Asing AS (CFIUS). CFIUS dikabarkan menyatakan bahwa investasi duit Raja Salman di Rain AI berimplikasi terhadap keamanan nasional. Prosperity7 disebut akan diwajibkan dalam setahun ke depan.




    Sam Altman CEO ChatGPT (Getty Images/Win McNamee)

    Departemen Keuangan AS, sebagai badan pengawas CFIUS, menyatakan “CFIUS berkomitmen untuk mengambil semua tindakan sesuai wewenangnya untuk menjaga keamanan nasional AS. Konsisten dengan hukum dan praktik yang berlaku, CFIUS tidak berkomentar atas transaksi yang mereka kaji atau tidak.”

    CFIUS terdiri dari perwakilan berbagai badan pemerintahan AS yang bertugas meninjau investasi asing di perusahaan AS atau real estat yang berlokasi di AS yang berimplikasi ke keamanan nasional.

    Menurut Reuters, AS telah mengambil beberapa langkah untuk menghambat pengembangan AI di Timur Tengah. Pada Agustus, AS melarang Nvidia dan AMD mengekspor teknologi chip AI ke Timur Tengah.


    Artikel Selanjutnya


    ChatGPT Makin Bodoh, Peneliti Stanford Beberkan Buktinya

    (dem/dem)


    Mind your business Smart your life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.