Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Jeff Bezos Modali Dua Startup RI, Semua Sudah Tutup
    Insight News

    Jeff Bezos Modali Dua Startup RI, Semua Sudah Tutup

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa1 Desember 2023Updated:1 Desember 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – Dua startup yang didanai pendiri Amazon Jeff Bezos berakhir tragis. Ula dan Bukukas mengumumkan untuk menghentikan operasinya.

    Ula, startup bidang pemenuhan barang dagangan warung dan toko kelontong, mengumumkan menutup bisnisnya dan PHK massal pada Oktober lalu. Perusahaan mengungkapkan beralih ke bisnis lain namun tak menjelaskan dengan rinci rencana tersebut.

    “Hari ini, menandai titik balik untuk Ula. Setelah banyak pertimbangan dalam beberapa bulan, kami memutuskan beralih dari bisnis distribusi FMCG berbasis inventaris di Ula,” kata perusahaan dalam laman resminya.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Keputusan itu, Ula mengatakan akan membuat perusahaan dapat mengarahkan upaya dengan skala lebih baik dari sebelumnya. Termasuk memanfaatkan teknologi, margin tinggi, dan efisiensi modal.

    Sementara untuk PHK, perusahaan hanya mengatakan sejumlah besar anggota timnya terdampak. Namun tak disebutkan jumlah pasti yang dirumahkan.

    Ula didukung oleh Bezos Expedition dan investor kelas kakap lain Prosus Ventures, Tencent, B-Capital serta Northstar Group dan AC Ventures yang berbasis di Indonesia. Bezos Expedition sendiri merupakan perusahaan pengelola aset pribadinya.

    Beberapa waktu lalu startup ini pernah membuat heboh usai mengumumkan pendanaan seri B senilai US$ 87 juta (sekitar Rp 1,3 triliun).

    Sementara itu, Lummo yang merupakan pemilik aplikasi Bukukas mengumumkan aplikasi pencatatan keuangan berhenti beroperasi. Pada Mei lalu, pengguna BukuKas menerima pemberitahuan melalui WhatsApp resmi perusahaan soal hal tersebut.

    “Aplikasi BukuKas tidak lagi dapat digunakan setelah tanggal 26 Mei 2023,” begitu bunyi pesan dari nomor WhatsApp resmi Bukukas.

    Pengguna diminta mengunduh data pencatata keuangan di aplikasi BukuKas dalam bentuk Excel. Langkah itu diminta dilakukan sebelum 26 Mei 2023 lalu.

    “Kami dari tim Bukukas mengucapkan terima kasih atas penggunaan aplikasi Bukukas selama ini, mohon maaf atas ketidaknyamanannya,” tulis Bukukas lewat Whatsapp.

    Pada Januari 2022, BukuKas mengumumkan pendanaan senilai Rp 1,14 triliun lewat Bezos Expedition. Putaran seri C startup dipimpin oleh Tiger Global dan Sequoia Capital India.



    Artikel Selanjutnya


    Jokowi Resmikan Bursa Karbon, Luhut Incar Duit Jeff Bezos

    (npb/npb)


    High Technology Hitech for better life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.