Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»400.000 Zat Baru Ditemukan Google Pakai AI, Bakal Ubah Dunia
    Insight News

    400.000 Zat Baru Ditemukan Google Pakai AI, Bakal Ubah Dunia

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa30 November 2023Updated:30 November 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, CNBC Indonesia – Google DeepMind menggunakan kecerdasan buatan (AI) untuk memprediksi 2 juta struktur material baru. Sekitar 400.000 di antaranya bisa diciptakan dalam waktu dekat di laboratorium.

    Reuters melaporkan, Google mengumumkan penemuan mereka dalam jurnal Science pada Rabu (29/11/2023). Terobosan ini, menurut Google, akan membawa perkembangan luar biasa ke berbagai teknologi yang sudah ada sekarang.

    Aplikasi potensial dari 400.000 zat baru adalah dalam penemuan baterai, panel surya, hingga chip komputer dengan kinerja yang jauh lebih baik dari yang sudah ada saat ini.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Penemuan dan sintesis zat baru, menurut Reuters, biasanya sangat mahal dan membutuhkan waktu. Contohnya, baterai lithium-ion yang digunakan untuk barang elektronik hingga mobil listrik, ditemukan lewat proses pengembangan selama lebih dari 20 tahun.

    “Kami berharap perkembangan luar biasa dalam eksperimen, sintesis otonom, dan model pembelajaran mesin akan mempersingkatnya,” kata Ekin Dogus Cubuk, peneliti di Google DeepMind.

    AI yang digunakan DeepMind dilatih menggunakan data dari Materials Project, kelompok penelitian internasional di Lawrence Berkeley National Laboratory. Kelompok yang berdiri pada 2011 ini telah meneliti sekitar 50.000 material yang sudah diketahui manusia.

    Seluruh data prediksi zat baru akan dibagikan Google kepada komunitas riset di seluruh dunia. Harapannya, penemuan zat baru akan makin cepat dan banyak.

    “Industri selalu tidak ingin mengambil risiko dari kenaikan biaya, zat baru selalu membutuhkan waktu sampai menjadi efisien,” kata Kristin Persson dari Materials Project.

    DeepMind kini menggeser fokusnya menggunakan AI untuk memprediksi tingkat kesulitan sintesis zat baru yang sudah mereka prediksi untuk di skala laboratorium.



    Artikel Selanjutnya


    Elon Musk Kasih Peringatan ke China, Xi Jinping Bisa Lengser

    (dem/dem)


    Hitech for better life Smart your life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.