Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Starlink Elon Musk Kalah Jauh, Satelit China Secanggih Ini
    Insight News

    Starlink Elon Musk Kalah Jauh, Satelit China Secanggih Ini

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa29 November 2023Updated:29 November 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – Jaringan internet berbasis satelit yang dikembangkan oleh Starlink menjadi andalan di beberapa area remot. 

    Layanan yang dikembangkan oleh perusahaan SpaceX milik Elon Musk tersebut memberikan solusi jaringan komunikasi di area terpencil yang sulit dijangkau infrastruktur laut dan darat. 

    Penggunaan internet Starlink juga dimanfaatkan dalam kondisi darurat seperti bencana alam dan perang. 


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Nah, ternyata Starlink sudah punya pesaing dari China. Tak lain adalah Huawei, perusahaan consumer electronics dan telekomunikasi yang menjadi ‘musuh’ pemerintahan Amerika Serikat (AS).

    Dikutip dari Sammobile, Selasa (28/11/2023), Huawei telah menguji layanan satelit internet orbit rendah (low earth orbit satellite) yang mekanismenya sama persis dengan Starlink.

    Dalam paparan perusahaan yang tersebar di media sosial China, Weibo, terungkap bahwa kecepatan download satelit Huawei mencapai 660 Mbps.

    Capaian tes tersebut jauh di atas Starlink. Di AS, Starlink mencatat kecepatan download 66,59 Mbps. Sementara itu, di Kanada kecepatannya lebih tinggi hingga 93,97 Mbps.

    Chief Scientist di Huawei 6G Wireless Lab, Wang Jun, membagikan hasil pengujian tersebut di Aerospace Information Industry International Ecosystem Event di Chongqing, China.

    Informasi soal ambisi Huawei menyaingi Starlink sebenarnya tak mengejutkan. Sebab, Huawei telah menyertakan kemampuan untuk terhubung dengan satelit geostasioner di HP falgship terbarunya, Mate 60 Pro.

    Huawei tak merinci lebih lanjut satelit mana yang digunakan untuk menguji layanan internet terbarungan. Namun, baru-baru ini China telah meluncurkan beberapa satelit low earth orbit.

    Peluncuran layanan komersial untuk jaringan satelit semacam Starlink memang membutuhkan waktu cukup lama. Namun, jelas Huawei akan mengarah ke sana.

    Huawei punya beberapa keuntungan yang tak dimiliki pemain lain seperti SpaceX. Salah satunya, Huawei merupakan produsen smartphone.

    Meski AS memasukkan ponsel Huawei dalam daftar hitam, namun mereka punya poin lebih untuk menghadirkan smartphone di area remot dengan mengandalkan jaringan internet berbasis satelit.


    Artikel Selanjutnya


    Elon Musk ke RI Bahas Starlink, Menkominfo Ingatkan Soal Ini

    (fab/fab)


    Smart your life Techno for life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.