Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Bukan YouTuber-TikToker, Ekonomi Digital RI Dikuasai 3 Ini
    Insight News

    Bukan YouTuber-TikToker, Ekonomi Digital RI Dikuasai 3 Ini

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa28 November 2023Updated:28 November 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – Indonesia diproyeksikan akan bisa menghasilkan ekonomi digital lebih dari 20% untuk PDB pada 2045. Sayangnya angka tersebut masih kecil dibandingkan wilayah Eropa.

    Menteri Kominfo, Budi Arie Setiadi menjelaskan Eropa mendapatkan 30% untuk PDB. Angka proyeksi Indonesia perlu ditingkatkan lagi.

    “Pertumbuhan ekonomi digital menunjukkan hal positif, ekonomi digital 20,7% PDB di tahun 2045. Menurut saya masih kecil karena negara di Eropa ekonomi digital hingga 30% dari PDB. Target harus ditingkatkan menurut saya,” kata Budi dalam Indonesia Digital Summit 2023, di Jakarta, Selasa (28/11/2023).


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Perkembangan ekonomi digital sendiri, dia menjelaskan dikuasai oleh beberapa sektor. Mulai dari e-commerce, transportasi, dan makanan.

    Sementara itu, dia juga meyakini ekonomi digital bisa menarik Indonesia dari negara dengan berpendapatan menengah. Ekonomi digital bisa mendorong inovasi hingga pemerataan ekonomi di dalam masyarakat itu sendiri.

    “Ekonomi digital berpotensi untuk keluar dari middle income rate,” jelas Budi.

    “Ekonomi digital bisa mendorong terciptanya inovasi dan industri baru, merangsang pemerataan ekonomi di masyarakat,” imbuhnya.

    Dalam kesempatan itu, dia juga menyinggung soal kecepatan internet di Indonesia. Di dunia, peringkat Indonesia berada di nomor 98 dengan rata-rata kecepatan hanya 23,2 Mbps.

    Namun isu kecepatan internet ini berada di daerah rural. Sementara di perkotaan sudah jauh lebih baik.

    “Negara lain sudah lebih cepat. Kita nomor 9 dari 10 di ASEAN hanya menang dari Myanmar,” ungkap dia.



    Artikel Selanjutnya


    Operator Seluler Minta Menkominfo Budi Arie Turunkan Harga

    (npb/npb)


    High Technology Innovation
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.