Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Misteri Roket Tabrak Bulan Ga Ada yang Ngaku, Kini Terungkap
    Insight News

    Misteri Roket Tabrak Bulan Ga Ada yang Ngaku, Kini Terungkap

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa24 November 2023Updated:26 November 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – Tahun lalu, kawah ganda misterius ditemukan di Bulan. Sejumlah ahli meyakini celah tersebut terbuat karena roket China menabrak permukaan satelit Bumi itu.

    Kecelakaan terjadi pada Maret 2022, tetapi kawah ganda baru ditemukan 24 Juni 2022. Ukuran kawah yang saling tumpang tindih adalah 19,5 yard di bagian timur dan 17,5 yard pada kawah barat.

    Sejak tahun lalu spekulasi menyebutkan Long March 3C milik yang menyebabkan kawah tersebut. Roket yang membawa pesawat Chang’e-5 T1 tersebut diluncurkan Oktober 2014.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Dalam sebuah makalah terbaru yang diterbitkan 16 November memperkuat argumen tersebut. Pemimpin penelitian yang merupakan mahasiswa doktoral Department of Aerospace and Mechanical Engineering, Tanner Campbell menjelaskan analisanya menggunakan observasi teleskop berbasis data.

    Dari hasil penelitiannya disimpulkan badan roket Long March 3C menyebabkan lubang pada permukaan Bulan atau yang disebut sebagai WE0913A. Tim peneliti memiliki bukti cara obyek bergerak dan terbuat dari apa obyek tersebut.

    “Dalam makalah ini, kami menyajikan analisis lintasan dan spektroskopi menggunakan observasi teleskop berbasis darat yang menunjukkan WE0913A merupakan badan roket Long March 3C dari misi Chang’e 5-T1,” kata Campbell, dikutip dari Space, Jumat (24/11/2023).

    Para peneliti melakukan perbandingan kurva cahaya atau kecerahan terkait waktu pada kejadian tersebut dengan ribuan objek antariksa. Mereka membuatnya menggunakan simulasi komputer. Untuk membuat lubang ganda dengan ukuran yang hampir sama, dia mengatakan perlu massa yang juga sama.

    China sendiri membantah roketnya jadi pelaku dalam kejadian tersebut. Tahun lalu, China mengatakan Long March 3C terbakar di atmosfer tidak lama setelah Chang’e 5 T1 diluncurkan.

    Namun ternyata pernyataan China itu dibantah Komando Luar Angkasa AS. Menurut mereka tahun lalu, Long March 3C tidak pernah terlihat masuk kembali ke Bumi.


    Innovation Insight for you
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.