Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Binance Dihabisi AS, CEO Lengser dan Bayar Rp 66,7 Triliun
    Insight News

    Binance Dihabisi AS, CEO Lengser dan Bayar Rp 66,7 Triliun

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa22 November 2023Updated:22 November 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, CNBC Indonesia – Pendiri dan CEO Binance Changpeng Zhao mundur. Pria yang dikenal dengan nama panggilan CZ tersebut mengaku bersalah atas tuduhan pelanggaran undang-undang anti-pencucian uang Amerika Serikat.

    Mundurnya CZ dari posisi CEO Binance adalah bagian dari kesepakatan penyelesaian investigasi Departemen Kehakiman Amerika Serikat atas aktivitas ilegal Binance.

    Dalam kesepakatan tersebut, Binance harus membayar sekitar US$ 4,3 miliar (Rp 66,6 triliun) termasuk US$ 50 juta (Rp 775 miliar) dari kantong CZ. 


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Meskipun pemerintah federal AS menyatakan penalti atas Binance adalah denda terbesar sepanjang sejarah, beberapa ahli hukum menilai perjanjian ini menguntungkan CZ. Alasannya, sebagian besar harta Zhao luput dari sanksi sehingga ia bisa dengan mudah mempertahankan kekuasaannya atas Binance.

    Bincane melanggar aturan anti-pencucian uang AS, antara lain, karena tidak melaporkan 100.000 transaksi mencurigakan yang melibatkan organisasi yang ditetapkan pemerintah AS sebagai teroris.

    Selain itu, bursa kripto yang berdiri pada 2017 tersebut tidak pernah melaporkan transaksi dengan website tempat penjualan material pornografi di bawah umur. Binance juga dituding sebagai bursa tujuan utama penyimpanan dan hasil pemerasan oleh hacker yang dikenal sebagai ransomware.

    Zhao, warga negara Kanada yang lahir di China, menyatakan pengakuan bersalah di pengadilan di Seattle. Departemen Kehakiman AS berencana menggugat Zhao dengan hukuman 18 bulan penjara.

    “Hari ini, saya mundur dari posisi CEO Binance. Saya mengakui, tidak mudah untuk melepaskan ini. Namun, saya tahu ini adalah hal yang benar untuk dilakukan. Saya membuat kesalahan, dan saya harus bertanggung jawab. Ini adalah yang terbaik untuk komunitas kita, untuk Binance, dan untuk diri saya sendiri,” kata Zhao lewat akun Twitter miliknya.

    Richard Teng akan mengambil alih posisi CEO di Binance, yang selama ini dipimpin dengan ketat oleh Zhao. 

    Yesha Yadav dari Universitas Vanderbilt menilai Binance bisa dengan mudah membayar denda triliunan rupiah.

    “Kesepakatan ini, sepertinya dirancang agar Binance bisa berlanjut, dengan menyingkirkan CZ, tokoh utama di industri,” katanya.

    Namun, Yadav merasa Zhao bisa dengan mudah mengambil alih kendali Binance pada masa depan dan masih punya pengaruh besar karena masih menjadi pemegang saham utama.

    Menurut Forbes, kekayaan CZ mencapai US$ 10,2 miliar.



    Artikel Selanjutnya


    Terkuak, Bandar Kripto Bangkrut Utang ke Nasabah Rp 130 T

    (dem/dem)


    Mind your business Smart your life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.