Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Huawei Juru Selamat China, Xi Jinping Boleh Bangga
    Insight News

    Huawei Juru Selamat China, Xi Jinping Boleh Bangga

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa15 November 2023Updated:19 November 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Penjualan Huawei yang meningkat tajam membantu pertumbuhan pengapalan HP China sepanjang Oktober 2023. Hal tersebut diungkap firma riset Counterpoint pada pekan ini.

    Pasar HP China sepertinya akan bangkit dari dasar jurang pada akhir periode kuartal-IV 2023. Di empat pekan pertama selama Oktober, pertumbuhannya tercatat positif 11%.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Penjualan Huawei meningkat tajam hingga 83% secara tahun-ke-tahun (YoY). Selain itu, Xiaomi juga mencatat peningkatan tajam hingga 33% pada periode yang sama.

    Diketahui, Huawei merilis seri flagship teranyar Mate 60 pada Agustus lalu. HP ini menghebohkan indsutri smartphone global, sebab menandai comeback Huawei ke pasar flagship dengan mengembangkan chip secara mandiri.

    “Huawei menunjukkan performa gemilang pada Oktober, melalui seri Mate 60. Pertumbuhannya luar biasa,” kata analis Counterpoint China Archie Zhang, dikutip dari Reuters, Rabu (15/11/2023).

    Kendati demikian, Counterpoint mengatakan Huawei memiliki tantangan untuk memproduksi flagship dalam skala lebih besar di luar pasar China.

    Pasar HP China mengalami kelesuan dalam beberapa kuartal terakhir. Pada kuartal yang berakhir Juni lalu, Counterpoint mencatat pasar HP China jebol 3%.

    Para analis memprediksi industri HP China akan kembali tumbuh untuk pertama kalinya pada Q4 2023.

    Bangkitnya Huawei bisa dibilang menjadi kebanggaan bagi China. Perusahaan tersebut masuk daftar hitam sanksi dagang AS sejak tiga tahun lalu. Alhasil, Huawei sulit membuat produk flagship karena tak bisa mengakses teknologi AS.

    Sejak saat itu, pemerintahan Xi Jinping makin giat mendorong kemandirian perkembangan teknologi dalam negeri dan melepas ketergantungan dengan AS. Bisa dibilang prestasi Huawei menjadi pembuktian pemerintahan Xi Jinping ke AS dan dunia.


    Artikel Selanjutnya


    HP Baru Huawei Pertanda China Menang Walau Digencet Amerika

    (fab/fab)


    Innovation Smart your life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.