Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Bos IMF Bilang Uang Tunai Bakal Diganti Karena Mahal
    Insight News

    Bos IMF Bilang Uang Tunai Bakal Diganti Karena Mahal

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa16 November 2023Updated:19 November 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, CNBC Indonesia – Mata uang digital bank sentral (central bank digital currencies/CBDC) bisa menggantikan uang tunai, terutama di negara kepulauan atau negara dengan tingkat inklusi finansial rendah.

    Managing Director IMF Kristalina Georgieva mengatakan CBDC, yaitu mata uang digital yang dirilis menggunakan teknologi serupa dengan mata uang kripto dan bitcoin, bisa menjadi solusi mahalnya distribusi uang tunai.

    “CBDC bisa menggantikan uang tunai yang butuh biaya besar untuk didistribusikan di perekonomian kepulauan. Mereka juga bisa menciptakan ketahanan di ekonomi maju. Kemudian, juga membantu meningkatkan inklusi finansial di perekonomian yang warganya belum banyak memiliki rekening bank,” katanya di Singapore Fintech Festival, dikutip dari CNBC International, Kamis (16/11/2023).


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    CBDC bukan mata uang alternatif dari mata uang yang diakui oleh sebuah negara seperti mata uang kripto atau bitcoin, melainkan adalah uang fiat dalam bentuk digital. Karena CBDC dibangun di atas teknologi blockchain, bank sentral bisa melakukan pembayaran langsung ke tiap individu.

    “CBDC menawarkan alternatif yang lebih aman dan murah [dari uang tunai]. Mereka juga bisa menjembatani berbagai mata uang sekaligus membandingkan perbandingan nilai mereka, seperti halnya uang tunai yang bisa kita tarik di bank,” kata Georgieva.

    IMF pernah mengungkapkan bahwa saat ini 60 persen dari negara di seluruh dunia, atau lebih dari 100 negara, sedang mengkaji penggunaan CBDC.

    Menurut survei BIS, 93 persen dari 86 bank sentral yang disurvei pada 2022 menyatakan sedang mengkaji penggunaan CBDC. Sekitar 58 persen dari 86 bank sentral tersebut bahkan percaya bisa merilis CBDC dalam jangka pendek hingga menengah.

    Data Atlantic Council menyatakan saat ini sudah ada 11 negara yang mengadopsi CBDC, 53 negara sudah ditahap pengembangan tingkat lanjut, dan 46 negara dalam tahap penelitian.

    Fungsi CBDC

    Beberapa negara yang telah merilis CBDC ke tingkat konsumen adalah Bahama, Jamaika, dan Nigeria.

    Bank sentral Singapura (Monetary Authority of Singapore) pernah menyatakan uang tunai pada dasarnya “tidak sesuai” dengan ekonomi digital. Pada 2021, MAS memperkirakan permintaan atas uang tunai bakal terus merosot.

    Bank Indonesia juga sudah merilis buku panduan pengembangan CBDC di Indonesia, yang disebut sebagai rupiah digital.

    Menurut BIS, penggunaan CBDC untuk pembayaran lintas batas negara akan menekan biaya membeli, menyimpan, dan membelanjakan mata uang asing.

    Georgieva menambahkan potensi penggunaan kecerdasan buatan (AI) bersama CBDC untuk menghasilkan skor kredit yang sangat akurat hingga pemberian bantuan finansial sesuai kebutuhan tiap individu.

    “Ini isa mengembangkan inklusi finansial dengan menyediakan skor kredit yang akurat dengan cepat berdasarkan beragam data. Juga bisa menyediakan dukungan yang dipersonalisasi untuk warga dengan tingkat literasi finansial yang rendah,” kata Georgieva. “Tentunya kita juga harus melindungi data pribadi dan menjamin keamanan data, serta menghindari bias.”

    (dem/dem)


    Hitech for better life Teknologi Informasi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.