Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Elon Musk Dibayar Rp 1,39 Triliun Sediakan Internet Gratis
    Insight News

    Elon Musk Dibayar Rp 1,39 Triliun Sediakan Internet Gratis

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa16 November 2023Updated:17 November 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Perusahaan satelit milik Elon Musk, Starlink, meraih kontrak US$ 89,8 juta untuk menyediakan internet gratis di Meksiko.

    Menurut laporan Reuters yang dikutip pada Kamis (16/11/2023), pemerintah Meksiko memberikan kontrak 1,56 miliar peso (US$ 89,8 juta atau Rp 1,39 triliun) yang berlaku hingga 2026.

    Koordinator strategi digital Meksiko, Carlos Emiliano Calderon, mengatakan kontrak pengadaan internet gratis diberikan ke Starlink karena anak usaha SpaceX tersebut menawarkan harga terbaik dalam proses tender offer yang terbuka untuk umum.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Selain dengan Starlink, dia mengungkapkan bahwa kontrak pengadaan internet gratis tersebut disepakati dengan delapan perusahaan lain.

    Starlink juga akan menyediakan infrastruktur untuk BUMN energi Meksiko hingga Desember 2026 dalam kontrak yang nilainya antara 887,5 juta peso – 1,8 miliar peso.

    Starlink juga dikabarkan sedang menjajaki menyediakan layanannya di Indonesia. Menteri Komunikasi dan Informatika Budi Arie Setiadi menegaskan bahwa Starlink harus mengikuti aturan yang berlaku di RI, termasuk soal IP Address dan gateway yang harus dari Indonesia.

    Jika ini tidak dilakukann, masyarakat Indonesia akan rugi. Misalnya konten negatif seperti porno dan judi online bisa lolos dengan akses Starlink.

    “Enggak [bukan belum patuh aturan], itu sebenarnya persyaratan buat kita, kalau mau berbisnis di Indonesia ya IP Addressnya harus di Indonesia dong. Nanti kita enggak bisa kontrol kalau Starlink langsung masuk-masuk di kita, nanti ada judi online, porno, terus kapan kita menatanya,” jelasnya.

    Kabar rencana Musk mengunjungi Indonesia sempat disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Panjaitan. Agustus lalu, dia mengajak Musk ke Indonesia dan miliarder itu mengatakan siap datang akhir bulan September atau awal Oktober lalu.

    Informasi ini didapatkan saat Musk dan Luhut bertemu. Saat itu juga dibicarakan soal kerja sama pabrik lithium dan pengadaan akses internet di Indonesia bagian timur oleh Starlink.

    “Investasinya saya rasa cukup besar juga, nanti kita tunggu saja waktu Elon datang kemari ya kira-kira antara September akhir atau Oktober tahun ini,” ujarnya, dikutip dari akun Instagramnya.


    Artikel Selanjutnya


    Satelit Elon Musk Bocor, Radiasinya Bisa Bahayakan Bumi?

    (dem/dem)


    Hitech for better life Teknologi Informasi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.