Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Video Game Babak Belur, Giliran Amazon PHK Massal
    Insight News

    Video Game Babak Belur, Giliran Amazon PHK Massal

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa14 November 2023Updated:14 November 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, CNBC Indonesia – Industri video game sedang babak belur. Amazon mengumumkan pemutusan hubungan kerja (PHK) atas 180 karyawan di divisi game-nya, menambah daftar panjang ribuan orang di industri game yang kehilangan pekerjaan sepanjang 2023.

    Menurut CNBC International, keputusan Amazon Games menutup divisi streaming dan dukungan pihak ketiga membuat 180 orang karyawan terkena PHK.

    Divisi bisnis yang ditutup adalah Game Growth dan Crown Channel. Kini, Amazon akan fokus kepada video game yang dikembangkan secara internal. Dalam waktu dekat, Amazon berencana meluncurkan beberapa judul video game seperti Throne and Liberty dan Blue Protocol. Perusahaan yang didirikan oleh Jeff Bezos itu juga berencana mengembangkan game berdasarkan hak cipta Tomb Raider dan The Lord of the Rings. 


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    “Saya memahami betapa beratnya berita ini dan dampaknya akan terasa ke semua,” kata Christoph Hartmann, Vice President of Amazon Games, dalam memo internal perusahaan yang dikutip CNBC International, Selasa (14/11/2023). “Ini bukan keputusan yang diambil dengan cepat. Ini adalah hasil dari pertimbangkan panjang dan lewat pemetaan masa depan kita.”

    Menurut data VideoGameLayoofs.com, sudah ada 6.400 orang pekerja di industri game yang terimbas PHK massal sepanjang 2023. Pengurangan pegawai terjadi di perusahaan game raksasa seperti Electronic Arts, Epic Games, dan Microsoft.

    Epic Games, yang terkenal dengan gim mobile Fortnite, melakukan PHK paling besar pada awal Oktober yaitu 800 orang karyawan.

    Gelombang PHK massal di industri video game dinilai sebagai sebuah koreksi atas banjir investasi ke perusahaan video game setelah Covid. Investor berlomba menyuntikkan modal ke perusahaan video game setelah konsumsi video game melonjak di tengah pembatasan aktivitas selama pandemi.

    Penurunan konsumsi video game pasca-pandemi baru berdampak ke operasional perusahaan video game dalam setahun terakhir karena proses pengembangan judul video game membutuhkan waktu yang sangat panjang dan modal yang intensif.


    Artikel Selanjutnya


    Tren PHK Sadis Google & FB, Bangun Tidur Mendadak Nganggur

    (dem/dem)


    Techno for life Teknologi Informasi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.