Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Operator HP Minta Diskon Frekuensi, Menkominfo Kasih Jawaban
    Insight News

    Operator HP Minta Diskon Frekuensi, Menkominfo Kasih Jawaban

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa9 November 2023Updated:9 November 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Menteri Kominfo Budi Arie Setiadi sudah mengetahui permintaan operator seluler terkait insentif 5G. Yakni meminta adanya penurunan PNBP sebanyak 20% dan regulatory charges di bawah 10%.

    “Udah. Ada 20 persen itu permintaan mereka, masih kita diskusikan dengan stakeholder. Iya [masih dihitung],” kata Budi ditemui di acara Digital Creative Leadership Forum, di Jakarta, Kamis (9/11/20230).

    Pihak Kominfo dan operator juga telah bertemu. Dalam pertemuan itu dibentuknya task force atau satgas untuk insentif 5G.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Satgas itu akan diisi oleh pihak operator dan juga dari Kementerian Kominfo, yakni Dirjen PPI Wayan Toni dan Dirjen SDPPI Ismail.

    Budi mengatakan telah melakukan kajian terkait insentif tersebut. “Udah, udah ada kajiannya. Nanti kita umumkan seminggu lagi,” jelas dia.

    Ditemui dalam kesempatan berbeda, Director & Chief Business Officer PT Indosat Tbk. (Indosat Ooredoo Hutchison/IOH), Muhammad Danny Buldansyah mengungkapkan permintan PNBP tersebut. Dia menambahkan juga pasti akan ada proses tawar menawar untuk insentif 5G.

    “Saya yakin nanti ada tawar-menawar pasti, kita maunya begini. Kemarin itu salah satunya kalau spektrum lama PNBP diturunkan 20 persen, yang baru kalau ada PNBP itu dikasih grace period misalnya 3-4 tahun,” kata Danny.

    Soal regulatory charges, beban saat ini berkisar 11-12 persen. Angkanya akan naik saat ada spektrum baru menjadi 15 persen.

    “Agar industri bertahan harusnya di bawah 10 persen. Idealnya 5 persen, apakah mengambil 7 persen, itu bisa dilihat nanti,” ungkapnya.



    Artikel Selanjutnya


    XL Axiata Sebut Jaringan 5G Mahal, Minta Ini ke Pemerintah


    Insight for you Smart your life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.