Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Opsel Minta Insentif 5G, Menkominfo Bentuk Satgas Khusus
    Insight News

    Opsel Minta Insentif 5G, Menkominfo Bentuk Satgas Khusus

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa8 November 2023Updated:9 November 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Menteri Kominfo Budi Arie Setiadi beserta operator seluler telah bertemu membahas insentif 5G. Sebagai langkah awal kedua pihak membuat task force bersama.

    “Kan mau dibikin task force nya sudah dibentuk tapi belum ketemu,” kata Director & Chief Business Officer IOH Muhammad Buldansyah ditemui di Jakarta, Rbau (8/11/2023).

    “Belum ngumpul bareng. Minggu kemarin sama pak menteri, keputusannya itu bikin task force dari masing operator siapa”.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Danny juga buka suara soal bentuk insentif. Bentuknya bisa bervariasi, namun tetap menekankan harus disetujui oleh semua pihak.

    Karena insentif ini akan berdampak termasuk ke keuangan. Jadi bukan hanya dari Kementerian Kominfo, tapi juga Kementerian Keuangan terkait anggaran.

    “Bentuk insentif menurut saya enggak susah, bisa bervariasi. Tapi kan jadi masalah bagaimana Kominfo setuju bahwa akan diberikan insentif. Kemudian bagaimana mencari bentuk insentif itu dan bisa disetujui oleh semua stakeholder yg lain, itu ada departemen keuangan, anggaran, karena itu masuk PNBP apakah turun atau naik,” jelasnya.

    Dia meyakini pasti akan ada proses tawar menawar tetrkait insentif. Salah satu menurunkan PNBP untuk spektrum lama sebanyak 20%.

    “Kemarin itu salah satunya kalau spektrum lama PNBP diturunkan 20%, yang baru kalau ada PNBP itu dikasih grace period misalnya 3-4 tahun,” ungkap Danny.

    Saat ditanya insentif paling ideal, Danny mengatakan regulatory charges bisa ditekan di bawah 10%. Sebelumnya biaya itu berkisar 11-12% dan bisa naik hingga 14015% jika ada spektrum baru.

    “Agar industri bertahan harusnya di bawah 10%. Idealnya 5 persen, apakah mengambil 7 persen, itu bisa dilihat nanti,” kata Danny.



    Artikel Selanjutnya


    Kominfo Mau Kasih Insentif 5G, Operator Seluler Minta Ini

    (npb/npb)


    Hitech for better life Smart your life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.