Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Scarlett Johansson Ngamuk Wajah dan Suaranya Ditiru AI
    Insight News

    Scarlett Johansson Ngamuk Wajah dan Suaranya Ditiru AI

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa6 November 2023Updated:6 November 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Aktris nominasi Oscar, Scarlett Johansson, menempuh jalur hukum karena wajah serta suaranya ditiru AI. Ia marah dan menuntut pengembang aplikasi AI karena menggunakan kemiripan wajah dan suara dalam sebuah iklan tanpa izin.

    Iklan berdurasi 22 detik tersebut mempromosikan editor gambar AI bernama Lisa AI: 90s Yearbook & Avatar, yang dilaporkan menggunakan versi suara serta gambar Johansson yang dibuat oleh AI.

    Iklan tersebut menampilkan klip asli Johansson ketika di belakang layar Black Widow, bertuliskan “Ada apa teman-teman? Ini Scarlett dan aku ingin kamu ikut denganku…”. Kemudian beralih ke foto yang dihasilkan AI dan versi kloning dari suaranya yang mempromosikan aplikasi AI.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Dalam tayangan terdapat cetakan kecil yang menyatakan “Gambar dibuat oleh Lisa AI. Ini tidak ada hubungannya dengan orang ini.”

    Setelah gugatan hukum dilayangkan, iklan yang dimaksud tidak lagi muncul di Twitter. Namun beberapa aplikasi Lisa AI yang dibuat oleh Convert Software tetap ada di App Store dan Google Play.

    Pengacara Johansson, Kecin Yorn, mengatakan bahwa kliennya menangani situasi ini sesuai dengan kapasitas hukum dan pihaknya tidak menganggap enteng perkara tiruan menggunakan teknologi AI.

    “Dengan tindakan yang biasa kami lakukan dalam situasi seperti ini, kami akan menanganinya dengan segala upaya hukum yang kami miliki,” kata dia dikutip dari Engadget, Senin (6/11/2023).

    Johansson memiliki salah satu wajah dan suara paling terkenal di Hollywood. Ia bahkan merupakan juru bicara perusahaan kelas atas termasuk Dolce & Gabbana dan Louis Vuitton.

    Gagasan menggunakan AI untuk meniru kemiripan selebriti adalah fenomena yang relatif baru, sehingga mengenai konsekuensi hukumnya masih dalam proses.

    Meskipun hal ini masih merupakan wilayah abu-abu secara hukum, beberapa negara bagian di AS memiliki undang-undang terkait seputar hak privasi, salah satunya California yang mengizinkan tuntutan hukum perdata atas penggunaan tidak sah dalam iklan atau promosi “nama, suara, tanda tangan, foto, atau kemiripan” seseorang.


    Artikel Selanjutnya


    Video: Kecerdasan Buatan di Pusaran Politik RI

    (dem)


    Hitech for better life Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.