Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Puncak Hujan Meteor Taurid Bisa Dilihat di RI, Ini Jadwalnya
    Insight News

    Puncak Hujan Meteor Taurid Bisa Dilihat di RI, Ini Jadwalnya

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa3 November 2023Updated:4 November 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Bulan November ini, akan ada fenomena hujan meteor yang menghiasi langit malam Indonesia. Puncak hujan meteor Taurid-Utara akan terjadi pada 12 November 2023 mendatang.

    Hujan meteor ini sudah terjadi sejak beberapa waktu lalu. Instagram Observatorium Bosscha menjelaskan puncak hujan meteor Taurid-Utara terjadi mulai 18:27 WIB hingga fajar tanggal 13 November.

    Pihak Bosscha mengingatkan waktu yang tercantum menggunakan waktu lokal Lembang, Jawa Barat. Kemungkinan akan ada perbedaan waktu bergantung pada wilayahnya.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Untuk melihatnya, masyarakat Indonesia dapat melihat dari arah rasi Taurus di langit utara, dikutip Jumat (3/11/2023).

    Laman Space menjelaskan hujan meteor ini terjadi setiap tahunnya tiap bulan November. Akan ada dua bagian yakni Taurid Selatan dan Taurid Utara.

    Taurid Selatan telah terjadi sejak 28 September hingga 2 Desember mendatang. Puncak hujan meteor Taurid Selatan terjadi pada 4-5 November 2023.

    Sementara Taurid Utara sudah dimulai sejak 13 Oktober 2023. Hujan meteor ini juga akan berakhir pada 2 Desember mendatang.

    Namun fenomena ini disebut jauh lebih sempurna. Apalagi jika dibandingkan dengan hujan meteor lainnya, misalnya Perseid pada bulan Agustus dan Geminid pada Desember mendatang.

    Saat puncaknya, hujan meteor Taurid yang terlihat juga tidak terlalu banyak. Space mencatat akan ada setengah lusin bintang jatuh per jamnya saat itu.

    Hujan meteor Taurid biasanya kemungkinan memperlihatkan jumlah yang jauh lebih sedikit. Karena Space menuliskan masyarakat kemungkinan tak menyadari adanya bintang jatuh di langit.



    Artikel Selanjutnya


    Peneliti Ungkap 99% Emas Bumi Terkubur di Wilayah Ini


    Techno for life Teknologi Informasi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.