Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Penonton Netflix Pilih Nonton Iklan Dibanding Bayar Mahal
    Insight News

    Penonton Netflix Pilih Nonton Iklan Dibanding Bayar Mahal

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa3 November 2023Updated:3 November 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Pengguna Netflix yang memilih menonton iklan daripada membayar biaya langganan mahal lebih terus bertambah. Netflix melaporkan mereka yang menonton iklan mencapai 15 juta pengguna aktif per bulan.

    Laporan ini dirilis setelah setahun raksasa streaming itu meluncurkan opsi pembayaran yang lebih murah untuk kembali menggenjor pertumbuhan pelanggan dan pendapatan.

    Netflix mengatakan pada hasil kuartal ketiganya bahwa penerapan rencana iklannya, yang berbiaya US$ 6,99 (Rp 110 ribu) per bulan di Amerika Serikat, terus tumbuh dengan keanggotaan meningkat hampir 70% secara berurutan. Di negara-negara yang menyediakan paket iklan, 30 persen pendaftaran berasal dari tingkat iklan.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Mengutip Reuters, pada Mei lalu tercatat ada 5 juta pengguna Netflix yang berlangganan lebih murah dengan iklan.

    Perusahaan juga menaikkan harga opsi bebas iklan dalam upaya mendorong lebih banyak pelanggan ke tingkat lainnya. Netflix menaikkan harga langganan untuk beberapa paket streaming di Amerika Serikat, Inggris, dan Prancis bulan lalu. Penaikan harga itu dilakukan setelah penambahan pelanggan pada kuartal ketiga sebesar 9 juta mengalahkan ekspektasi Wall Street sebesar 6 juta.

    Netflix selama bertahun-tahun sejak berdiri bersikeras menolak menggunakan iklan. Namun perusahaan berubah pikiran pada April 2022 setelah kehilangan pelanggan pada kuartal pertama tahun tersebut

    Sebulan setelah peluncuran rencana iklan Netflix tahun lalu, saingannya Disney+ juga meluncurkan versi iklannya dalam upaya untuk mendorong bisnis streamingnya meraih keuntungan.

    Layanan streaming seperti HBO Max, Paramount+, dan Peacock juga menawarkan versi layanan mereka yang didukung iklan, meniru model bisnis yang telah lama mendukung bisnis televisi.

    Prime Video Amazon tahun depan akan bergabung dengan pesaing streaming-nya dalam meluncurkan iklan dan memperkenalkan tingkat bebas iklan dengan harga lebih tinggi.



    Artikel Selanjutnya


    Google Bisa Pecah, Eropa Paksa Bisnis Iklan Digital Dijual

    (dem)


    Teknologi Informasi Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.