Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Pegawai Bawa Kerja ke Rumah, Pintu Masuk Hacker Makin Banyak
    Insight News

    Pegawai Bawa Kerja ke Rumah, Pintu Masuk Hacker Makin Banyak

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa2 November 2023Updated:2 November 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Penjahat siber kini tidak lagi fokus mengincar individu. Korporasi dan institusi pemerintahan juga menjadi sasaran empuk para pelaku kejahatan di internet.

    SIEM Product Manager Multipolar Technology Ignasius Oky menjelaskan bahwa ancaman serangan siber makin nyata buat korporasi seiring dengan pergeseran aktivitas para konsumen dan pegawai ke digital.

    “Pertama, kita melihat ada perubahan perilaku karyawan yang dulunya di kantor, semua data di dalam kantor, kini dibawa pulang,” katanya dalam acara Cyber Security Forum, Kamis (2/11/2023).


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Oleh karena itu, perusahaan kini membutuhkan perangkat yang membantu penanggung jawab keamanan teknologi informasi untuk memantau perangkat di luar kantor dan di hari libur.

    Tantangan berikutnya adalah user interface yang makin kompleks termasuk soal kecerdasan buatan. Bahkan, kini makin sulit membedakan antara sistem dan manusia.

    Terakhir, adalah kemampuan sumber daya manusia. Teknologi yang terus berkembang mengharuskan tim keamanan siber harus terus dilatih.

    Untuk menghadapi tantangan tersebut, beberapa produk IT yang bisa digunakan. Salah satu produk tersebut adalah platform yang bekerja seperti CCTV untuk memantau aktivitas siber di jaringan milik perusahaan.

    Bekerja sebagai mata atau melihat yang terjadi di lingkungan kita lalu menganalisis apakah itu suatu negatif atau positif yg memicu insiden security.

    “Data yang dikumpulkan secara masih oleh IBM akan dianalisis untuk menunjukkan risiko apa saja yang mungkin menjadi potensi dari ancaman siber,” katanya.

    Solusi lainnya adalah perlindungan terhadap perangkat yang sudah disusupi malware sebelum terhubung ke sistem milik perusahaan.

    “Kita tidak tahu perangkat itu sudah dimasuki malware dan ransomware. Bisa saja kita sendiri menjadi salah satu pintu utama hacker,” katanya.



    Artikel Selanjutnya


    Hacker China Unjuk Gigi, Bobol Microsoft dan Deplu AS

    (dem/dem)


    Hitech for better life Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.