Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Israel Lumpuhkan Gaza, Elon Musk Turun Tangan Bawa Starlink
    Insight News

    Israel Lumpuhkan Gaza, Elon Musk Turun Tangan Bawa Starlink

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa29 Oktober 2023Updated:29 Oktober 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Pendiri SpaceX, Elon Musk mengatakan Starlink akan menyediakan jaringan koneksi internet di wilayah Gaza. Hal tersebut menyusul komunikasi di Gaza yang terputus total usai serangan Israel pada Jumat, 27 Oktober 2023 lalu.

    Mengutip Reuters, Minggu (29/10/2023), koneksi internet itu nantinya akan menyambungkan komunikasi dari Gaza ke organisasi bantuan yang diakui secara internasional.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Namun, Musk mengatakan dalam postingan media sosial X bahwa belum jelas siapa yang memiliki otoritas untuk jalur darat di Gaza saat ini. Hanya saja, belum ada pihak yang meminta koneksi di wilayah Gaza sejauh ini.

    Rencana Musk tentu saja memunculkan penolakan dari pihak Israel. Menteri Komunikasi Israel menentang keras upaya Musk yang ingin menyediakan akses internet di Gaza.

    Sebagai informasi, serangan Israel membuat seluruh akses telepon dan internet di Gaza mati total. Hal ini membuat Gaza terisolasi dari dunia luar dan satu sama lain sejak Sabtu (28/10/2023).

    Situasi ini membuat warga di Gaza tidak bisa menghubungi orang terkasih, ambulans, dan kolega di tempat lain karena Israel memperluas serangan udara dan daratnya.

    Sejumlah organisasi kemanusiaan internasional mengatakan pemadaman listrik yang dimulai dari Jumat (27/10/2023) malam memperburuk situasi di Gaza. Hal ini menghambat tindakan operasi di beberapa rumah sakit dan mencegah kontak dengan staf mereka di lapangan.

    Reuters telah meminta tanggapan dari manajemen SpaceX terkait rencana menyediakan jaringan Starlink yang akan digunakan oleh organisasi bantuan dan bukan oleh kelompok militan Palestina Hamas, pihak yang menguasai Jalur Gaza.

    Sementara, Menteri Komunikasi Israel Shlomo Karhi merespons postingan Musk di X bahwa pihaknya akan menggunakan segala cara untuk melawan rencana CEO SpaceX tersebut.

    “Hamas akan menggunakannya untuk kegiatan teroris. Mungkin Musk bersedia mengkondisikannya dengan membebaskan bayi, putra, putri, orang lanjut usia yang diculik. Semuanya! Saat itu, kantor saya akan memutuskan hubungan apapun dengan Starlink,” tulis Karhi.

    Sebagai informasi, setelah invasi Rusia ke Ukraina pada Februari 2022 lalu, satelit Starlink disebut-sebut sangat penting untuk menjaga konektivitas internet di beberapa wilayah meskipun ada upaya gangguan dari Rusia.

    Sejak itu, Musk menolak memperluas cakupan wilayah Krimea yang diduduki Rusia dan menolak mengizinkan satelitnya digunakan untuk serangan Ukraina terhadap pasukan Rusia di sana.



    Artikel Selanjutnya


    Tesla Mau Jadi Android Buat Mobil Listrik, Tersedia Gratis

    (fab/fab)


    Hitech for better life Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.