Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Jangan Percaya Berita Heboh Capres-Cawapres, Tips Menkominfo
    Insight News

    Jangan Percaya Berita Heboh Capres-Cawapres, Tips Menkominfo

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa27 Oktober 2023Updated:28 Oktober 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Pemilu 2024 makin dekat. Pasangan capres-cawapres pun sudah lengkap. Prabowo Subianto berpasangan dengan Gibran Rakabuming Raka, Anies Baswedan dengan Muhaimin Iskandar (Cak Imin), serta Ganjar Pranowo dengan Mahfud MD.

    Banyak warga RI yang mengamati pergerakan politik jelang Pemilu lewat informasi yang beredar di ranah maya. Namun, harus hati-hati karena tak jarang informasi tersebut palsu alias hoaks.

    Menteri Kominfo Budi Arie Setiadi memberikan tips untuk menangkal hoaks pemilu di dunia maya.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Pertama, dia meminta masyarakat untuk tidak terpancing berita sensasional yang membagikan informasi tanpa mengecek kebenarannya. Selain itu masyarakat diminta mengecek sendiri informasi yang diterima dari dunia maya.

    Misalnya, mencari sumber terpercaya untuk mengecek berita yang tersebar. Pengecekan juga dapat dilakukan dengan sumber berbeda agar bisa memastikan kebenaran informasi tersebut. 

    “Bandingkan berita yang terdengar mencolok atau kontroversial. Carilah informasi serupa dari sumber yang berbeda untuk memastikan kebenarannya,” kata Budi dalam Konferensi Pers Awas Hoaks Pemilu, Jumat (27/10/2023).

    Budi juga meminta kerja sama masyarakat terkait hoaks pemilu. Sebab menurutnya, upaya menangkal berita bohong itu tidak perlu kerja sama semua pihak.

    Dirjen Aptika Semuel Abrijani Pangerapan juga menjelaskan perlu membandingkan informasi yang diterima dengan berita dari sumber yang terpercaya. Dia menyinggung penyebaran hoaks menggunakan Artificial Intelligence (AI) dan mengingatkan masyarakat untuk mencari informasi berdasarkan sumber dari kanal berita besar.

    “Tidak mungkin berita besar tidak diliput oleh media,” ungkap dia.

    Masyarakat juga bisa mengecek informasi hoaks di situs resmi Kominfo yakni https://komin.fo/ini. Situs itu memuat sejumlah informasi yang diberi label hoaks atau disinformasi.

    Semuel menjelaskan pihaknya akan menampilkan informasi hoaks atau disinformasi yang ditemukan beserta juga fakta sesungguhnya.

    “Ada, pokoknya disitus itu tiap kali debunking itu ada fakta dan hoaksnya,” kata Semuel.

    Selain itu, masyarakat bisa melaporkan temuan konten hoaks ke laman aduankonten.id. Budi menjanjikan setiap laporan akan diproses secepatnya.

    “Secepatnya 1×24 jam kami beresin,” tegasnya.



    Artikel Selanjutnya


    Eropa Kasih Peringatan ke Google-FB, Jangan Kegocek Putin

    (npb/npb)


    Hitech for better life Teknologi Informasi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.