Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Satgas Bakti Ada Waktu 1 Tahun, Internet RI Sudah Sampai Mana
    Insight News

    Satgas Bakti Ada Waktu 1 Tahun, Internet RI Sudah Sampai Mana

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa17 Oktober 2023Updated:18 Oktober 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Satgas Bakti Kementerian Kominfo telah melakukan pertemuan ‘Kick off Meeting’ dengan Menteri Kominfo, Budi Arie Setiadi pada Senin (16/10/2023). Dalam kesempatan itu, Budi meminta Satgas untuk bisa bekerja cepat dalam menyelesaikan pekerjaannya.

    “Satgas ini harus bekerja dengan tepat dan cepat. Saya mohon meluangkan waktu dan energi yang optimal untuk menjalankan tugas yang mulia ini. Selamat bertugas, semua ikhtiar yang kita upayakan adalah untuk kemajuan bangsa Indonesia,” kata Budi, dikutip dari laman resmi Kominfo, Selasa (17/10/2023).

    Sebagai informasi, Satgas hanya memiliki waktu satu tahun untuk mengawal percepatan penyelesaian infrastruktur digital di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). Satgas bekerja mulai 12 Oktober 2023 hingga Oktober 2024 atau saat masa jabatan Menkominfo yang dijabat Budi habis.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Dia juga menjelaskan perkembangan infrastruktur di Indonesia yang jadi tugas Satgas. Misalnya BTS 4G per 2021 sudah ada 4.343 BTS yang on air dan 617 BTS disebut bisa dihidupkan dengan kontrak payung yang baru.

    Sementara itu, Satria-1 telah meluncur dari Florida Amerika Serikat (AS) pada 19 Juni 2023 lalu. Satelit baru akan sampai ke titik tujuan pada akhir Desember 2023 dan dijadwalkan bisa digunakan mulai tahun depan.

    “Kapasitas 150Gbps, Satelit SATRIA-1 diproyeksikan dapat menyediakan internet hingga 4Mbps di setiap 50.000 titik lokasi layanan publik. Namun mengingat sampai akhir Desember 2023 nanti, instalasi dan integrasi baru dilakukan di tahun depan,” ujarnya.

    Pemerintah juga menyiapkan Hot Backup Satellite (HBS) Satria-1. Saat ini negosiasi ulang tengah dilakukan dengan Konsorsium Nusantrara Jaya.

    “Untuk Proyek SATRIA-2, Kementerian Kominfo sedang melakukan pemutakhiran feasibility study untuk menyesuaikan desain satelit dengan kebutuhan kapasitas satelit nasional,” kata Budi.

    Sedangkan untuk Palaparing, Bakti telah membangun 446.712 km kabel serat optic di seluruh Indonesia. Saat ini sedang dilakukan pembaruan dokumen Pra-Studi Pelayanan Akhir Businss Case Palapa Paring Integrasi.

    Pembaruan itu bertujuan untuk Palaparing dapat menjadi bagian dari jaringan tulang punggung nasional. “Proyek Palapa Ring Integrasi ini telah berubah status menjadi proyek strategis nasional,” jelas dia.


    Artikel Selanjutnya


    Mahfud Cari Orang Urus Proyek BTS 4G Kominfo, Ini Syaratnya

    (npb/npb)


    Techno for life Teknologi Informasi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.