Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Perang Hamas-Israel, Joe Biden Janji Cari Warga AS Pakai Zoom
    Insight News

    Perang Hamas-Israel, Joe Biden Janji Cari Warga AS Pakai Zoom

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa16 Oktober 2023Updated:16 Oktober 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Lebih dari sepekan setelah penyerangan mendadak grup Hamas ke Israel di jalur Gaza berlalu, Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden memberikan pernyataan soal nasib warganya yang hilang.

    Sebanyak 14 warga AS dilaporkan hilang dalam insiden tersebut. Beberapa orang percaya bahwa mereka disandera kelompok Hamas.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Dalam wawancara berdurasi 60 menit, Biden mengatakan kepeduliannya yang mendalam terhadap para korban dan keluarga. Ia berjanji akan mencari keberadaan mereka hingga ketemu.

    Biden juga mengaku telah menghubungi keluarga korban satu per satu via layanan panggilan video Zoom. Menurut dia, penting untuk memastikan langsung bahwa para keluarga tahu ia menaruh perhatian penuh atas kejadian ini.

    “Kita harus memberi tahu ke dunia bahwa ini adalah situasi yang kritis,” ujarnya, dikutip dari Time, Senin (16/10/2023).

    “Ini sangat tak manusiawi. Benar-benar kebrutalan yang murni. Kami akan melakukan apa saja dalam kekuatan kami untuk menjemput para korban kembali ke rumah mereka,” Biden menuturkan.

    Ketika ditanya apa yang ingin disampaikan kepada kelompok yang menyandera para warga AS, Biden enggan berkomentar lebih jauh. Namun, ia berujar “kami bekerja sangat keras untuk mengatasi masalah ini”.

    Dugaan penyanderaan warga sipil oleh kelompok Hamas saat ini menjadi tantangan bagi Biden dan sekutu Israel Perdana Menteri Benjamin Netanyahu.

    Sebelumnya, Hamas memiliki rekam jejak menukar tawanan dalam jumlah besar. Pada 1985, Israel menukar 1.150 tawanan Palestino dengan 3 tentara Israel.

    Banyak warga yang menjadi tawanan dalam perang Hamas-Israel yang pecah sejak 7 Oktober 2023. Hingga kini, lebih dari 3.500 korban tewas dalam konflik tersebut.



    Artikel Selanjutnya


    Hacker Rusia Serang Israel, Hacker India Hantam Palestina

    (fab/fab)


    High Technology Innovation
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.