Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Hamas-Israel Panas Ulah Elon Musk, Bos Twitter Buka Suara
    Insight News

    Hamas-Israel Panas Ulah Elon Musk, Bos Twitter Buka Suara

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa13 Oktober 2023Updated:15 Oktober 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Platform media sosial X yang dulu bernama Twitter milik Elon Musk, penuh dengan konten rekayasa, provokatif, dan bohong terkait perang Israel-Hamas di Jalur Gaza. Anak buah Elon Musk akhirnya angkat bicara menjawab ancaman pejabat Eropa ke Twitter X.

    Komisioner Eropa untuk pasar internal, Thierry Breton, sebelumnya mengirim langsung peringatan tersebut dalam surat ke Elon Musk. Ia menyatakan ada indikasi bahwa beberapa kelompok menyebarkan berita bohong serta konten kekerasan dan terorisme di X. Musk diminta memberikan respons dalam 24 jam.

    Breton mencantumkan suratnya di X dengan menyebut langsung akun Musk. Ia mencatumkan hashtag Digital Services Act, yaitu hukum baru di Eropa yang mewajibkan platform dengan pengguna aktif bulanan melebihi 45 juta untuk memantau dan menghapus konten ilegal. Jika melanggar, Twitter X terancam didenda sebesar 6 persen dari pendapatan kotor tahunan mereka.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    CEO X, Linda Yaccarino, pada Kamis (11/10/2023) waktu setempat membeberkan cara platform media sosial yang ia pimpin berusaha membendung peredaran konten ilegal terkait perang Hamas vs Israel.

    Dalam surat yang dikirim lewat X, ia menyatakan bahwa X telah “membentuk tim untuk mengkaji situasi” segera setelah serangan Hamas ke Israel. Yaccarino mengklaim X telah “mengidentifikasi dan menghapus ratusan akun terafiliasi Hamas.”

    Dia juga mendeskripsikan kebijakan X terkait ujaran kebencian, media yang dimanipulasi, dan kekerasan. “Tidak ada tempat di X untuk organisasi teroris atau grup ekstremis dan kami terus menghapus akun terkait dalam real-time, termasuk secara proaktif,” kata Yaccarino.


    Artikel Selanjutnya


    Elon Musk Komentar Pedas soal Karyawan Twitter yang Dipecat

    (dem/dem)


    Innovation Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.