Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»5 Fakta dari Sidang Google yang Buat Internet Berubah Total
    Insight News

    5 Fakta dari Sidang Google yang Buat Internet Berubah Total

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa13 Oktober 2023Updated:14 Oktober 2023Tidak ada komentar3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Sidang Google sudah memasuki “tengah babak.” Perkara yang disebut bakal mengubah internet tersebut telah menguak banyak fakta tersembunyi soal industri teknologi.

    Pemerintah AS menuduh Google, yang sekarang bernaung di bawah perusahaan induk Alphabet, melanggar undang-undang anti-monopoli dengan taktik mereka menguasai industri pencarian online (search) dan iklan digital.

    Sidang pemerintah AS vs Google telah berlangsung sejak 12 September dan dijadwalkan berlangsung hingga pertengahan November. Departemen Kehakiman AS, antara lain, menilai lelang iklan digital dimanipulasi agar Google terus dominan.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Berikut adalah lima fakta yang terungkap di pengadilan, dikutip dari Reuters:

    Google bayar miliaran dolar AS

    Saksi dari Verizon, Samsung, dan Google memberikan kesaksian tentang pembayaran tahunan senilai US$ 10 miliar oleh Google ke produsen HP dan perusahaan pengelola browser agar Google Search dijadikan mesin pencari bawaan.

    CEO dari dua perusahaan mesin pencari saingan Google, DuckDuckGo dan Neeva, menilai posisi Google Search sebagai mesin pencari bawaan merugikan mereka. 

    James Kolotouros, pegawai Google yang menegosiasikan kesepakatan distribusi dengan produsen HP Android dan operator seluler, memberikan kesaksian bahwa Google punya kesepakatan “mesin pencarian” eksklusif dengan perusahaan-perusahaan tersebut.

    Dominasi Google kerek harga iklan digital

    Adam Juda, salah seorang petinggi Google, mengatakan bahwa perusahaannya menggunakan sebuah formula untuk menentukan Long Term Value (nilai jangka panjang), termasuk kualitas iklan, untuk menentukan pengiklan yang memenangkan lelang iklan. Google secara periodik “menyesuaikan” harga iklan, meskipun Pengiklan tidak diberi tahu soal LTV mereka.

    Joshua Lowcock, bos dari UM Worldwide, memberikan kesaksian  soal dominasi Google di pasar iklan yang ada bersama Search. Iklan jenis tersebut naik terus dalam 10 tahun terakhir. Menurut Jerry Dischler, VP di Google, pendapatan Google melampaui US$ 100 miliar pada 2020 dari iklan di Search.

    Google menimbun konten demi AI

    CEO Microsoft Satya Nadella menyatakan akses atas data pencarian bisa menciptakan dominasi dalam industri kecerdasan buatan (AI). Menurutnya, AI membutuhkan dua hal yaitu kekuatan komputasi atau server dan data untuk melatih software.

    Google mengaku baik hati

    Google bersikeras mereka tidak melanggar hukum, menyatakan bahwa mesin pencarian mereka sangat populer karena kualitas. Pengguna yang tidak puas, menurut mereka, bisa dengan mudah berganti ke platform lain.

    Eddie Cue, dari Apple, menebar pujian ke Google Search. Ia mengungkapkan bahwa produsen iPhone tersebut sempat bertemu dengan perwakilan Microsoft dan DuckDuckGo, tetapi menilai produk kedua perusahaan tidak memadai [sebagai mesin pencari bawaan di iPhone].

    Google bilang status default tidak penting

    Meskipun Google diketahui mengeluarkan miliaran dolar AS per tahun supaya tetap menjadi mesin pencari bawaan di iPhone dan HP Android, pengacara mereka menyatakan status sebagai mesin pencari bawaan tidak berarti apa-apa. Pengguna tetap akan berganti ke mesin pencari lain jika mereka tidak puas.

    John Schmidtlein, pengacara GOogle, menyatakan kesuksesan Microsoft menjadi mesin pencari bawaan di HP keluaran Verizon pada 2008, kemudian BlackBerry dan Nokia pada 2011, berakhir karena pengguna tetap menggunakan Google untuk melakukan pencarian internet.

    (dem/dem)


    Insight for you Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.