Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Joe Biden Melunak, Samsung Boleh Kirim Chip ke China
    Insight News

    Joe Biden Melunak, Samsung Boleh Kirim Chip ke China

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa10 Oktober 2023Updated:11 Oktober 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Perang teknologi antara China dan Amerika Serikat (AS) masih terus berlanjut. Pemerintahan Joe Biden melakukan pembatasan ekspor alat manufaktur chip canggih ke China sejak akhir tahun lalu.

    Bukan cuma berlaku untuk perusahaan AS, tetapi juga perusahaan di negeri sekutu seperti Korea Selatan, Jepang, dan Belanda.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Namun, pemerintahan Jepang sepertinya mulai melunak. Raksasa chip asal Korea Selatan, Samsung Electronics dan SK Hynix, diizinkan menyuplai alat dari AS ke fasilitas pabrik mereka di China.

    “Ketidakpastian tentang operasional dan investasi firma semikonduktor Korea Selatan di China kini mulai melunak. Mereka kini bisa menetapkan strategi manajemen global jangka panjang,” kata Sekretaris Senior Presiden untuk Bidang Ekonomi, Choi Sang-mok, dikutip dari Reuters, Selasa (10/10/2023).

    AS telah memberitahu Samsung dan SK Hynix soal keputusan tersebut. Hal tersebut disampaikan langsung dalam keterangan resmi Kementerian Perdagangan (Kemendag) AS

    Samsung dan SK Hynix dimasukkan dalam daftar firma ‘tervalidasi’, artinya mereka tak perlu mengantongi izin AS untuk melakukan ekspor alat chip buatan AS ke China.

    Samsung dan SK Hynix yang merupakan pabrikan chip terbesar pertama dan kedua di dunia telah menginvestasikan miliaran dollar AS ke China untuk fasilitas produksi semikonduktor.

    “Melalui koordinasi dengan pemerintahan terkait, ketidakpastian tentang operasional manufaktur semikonduktor kami di China kini sudah teratasi,” kata Samsung dalam keterangan resminya.

    Sementara itu, SK Hynix mengatakan “kami menyambut keputusan pemerintahan AS untuk memperpanjang izin terkait kebijakan kontrol ekspor. Kami yakin keputusan ini akan menstabilkan pasokan semikonduktor global”.

    Samsung Electronics membuat sekitar 40% chip NAND di pabriknya yang terletak di China. Sementara itu, SK Hynix membuat 40% chip DRAM di Wuxi dan 20% chip NAND di Dalian.

    TrendForce melaporkan Samsung dan SK Hynix menguasai 70% pasar chip DRAM global dan 50% pasar chip NAND global hingga akhir Juni 2023.



    Artikel Selanjutnya


    HP Tak Laku, Ponsel China Merana Cuma Ini yang Laris

    (fab/fab)


    Hitech for better life Innovation
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.