Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Medsos China Banjir Kecaman ke Israel Gegara Sebuah Cuitan
    Insight News

    Medsos China Banjir Kecaman ke Israel Gegara Sebuah Cuitan

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa10 Oktober 2023Updated:10 Oktober 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Konflik Hamas dan Israel yang mencuat pada akhir pekan lalu memicu perhatian global. Di China, warganet ramai membanjiri media sosial dengan kecaman ke dukungan ke Palestina.

    Ramainya obrolan di platform Weibo (Twitter di China) bermula dari cuitan konsulat Israel di Guangzhou pada Minggu (8/10) lalu. Akun dengan 264.000 pengikut itu menyebut ada laporan penculikan wanita China-Israel oleh kelompok Hamas.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    “Perempuan China-Israel yang lahir di Beijing telah diculik oleh kelompok Hamas dan dibawa ke perbatasan Gaza,” tulis akun konsulat Israel di China.

    Cuitan itu disertai dengan sebuah foto yang memperlihatkan seorang perempuan dibawa dengan kendaraan motor.

    Ratusan komentar langsung membanjiri postingan tersebut. Dikutip dari Insider, Selasa (10/10/2023), banyak komentar bernada sinis dan justru balik mengecam konsulat Israel.

    “Jangan pernah menyebut kata ‘China’,” kata seorang warganet.

    Beberapa komentar tampak menyamakan Israel dengan Jepang. Diketahui, hubungan China dan Jepang juga tegang gara-gara sejarah masa lalu, terkait rezim Perang Dunia II yang dinilai kejam.

    Ada pula komentar yang menuduh Israel adalah antek-antek Nazi. Banyak yang mengenang Du Zhaoyu, seorang letnan kolonel China berusia 34 tahun yang terbunuh dalam serangan udara Israel tahun 2006 saat menjalankan misi di Lebanon.

    Secara resmi, pemerintah China meminta warganya untuk merespons dengan tenang usai grup militan Hamas melancarkan serangan mendadak ke Israel. Serangan itu direspons Israel dengan serangan udara di jalur Gaza.

    Namun, arahan tersebut tak sesuai dengan kenyataan di Weibo yang memiliki 600 juta pengguna. Banyak komentar bernada anti-Israel dan kemarahan atas penyerangan di jalur Gaza.

    “Secara emosional: bersimpati pada rakyat Palestina. Posisi: memahami Israel. Politik: tak suka dengan Amerika Serikat. Fundamental: ingin semuanya damai. Kesimpulang: menentang perang artinya menentang Amerika Serikat,” kata seorang warganet di Weibo.

    Laporan Insider menyebut ada tiga hashtag paling populer di Weibo terkait konflik Israel-Hamas sudah menghimpun lebih dari 1 miliar view.

    Salah satu postingan terpopuler mengemukakan dukungan ke Palestina.

    “Orang normal akan mendukung Palestina. Sudah jelas bahwa Palestina berjuang untuk bertahan,” kata postingan tersebut.

    “Israel bisa memenangkan perang dengan bantuan Amerika Serikat. Namun, mereka tak akan mendapat dukungan dari orang-orang yang berpihak pada kebenaran,” kata postingan populer lainnya.



    Artikel Selanjutnya


    Gegara Xi Jinping, ChatGPT China Takut Bahas Winnie the Pooh

    (fab/fab)


    High Technology Hitech for better life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.