Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Depok Silicon Valley Indonesia, Ini Alasan Bukan Kota Lain
    Insight News

    Depok Silicon Valley Indonesia, Ini Alasan Bukan Kota Lain

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa5 Oktober 2023Updated:8 Oktober 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas) menyebutkan lokasi terbaik Silicon Valley Indonesia. Salah satunya adalah berada di Depok, Jawa Barat.

    Silicon Valley sendiri merujuk pada lokasi berkumpulnya sejumlah raksasa teknologi dunia seperti Google, Facebook, hingga Amazon. Lokasinya berada di California, Amerika Serikat (AS).

    Konsep yang sama juga bisa ada di Indonesia. Gubernur Lemhanas Andi Widjajanto menjelaskan Silicon Valley AS berada di dekat kampus terbaik dan Indonesia bisa mengadopsi hal serupa.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Jadi dia menyebutkan Depok jadi lokasi terbaik karena menjadi tempat bagi Universitas Indonesia (UI). Lokasi lainnya adalah Bandung. Kota ini diketahui sebagai lokasi Institut Teknologi Bandung (ITB).

    “Silicon Valley di California karena dekat dengan tempat-tempat yang ada lulusan unggulan. Mereka dekat ke Stanford University yang dipandang sebagai universitas siber terbaik. Di sekelilingnya ada UC Barkeley. Jalan kaki tinggal 10 menit sudah sampai,” kata dia di Gedung Lemhanas, Selasa (3/10/2023).

    “Jadi, dalam bayangan saya, kalau ingin membentuk kepemimpinan digital maka kita harus buat Silicon Valley di dekat UI atau ITB,” ia menambahkan.

    Menurutnya langkah terbaik untuk menjembatani lulusan universitas dengan kebutuhan industri. Sektor teknologi memiliki peranan penting untuk menumbuhkan inovasi demi memperkuat ekonomi negara.

    Andi menjelaskan AS dan China menjadi negara paling unggul untuk mengembangkan teknologi. Hulunya adalah pada pengembangan semikonduktor atau chip.

    Chip merupakan jeroan untuk sejumlah produk teknologi lainnya, seperti smartphone, teknologi satelit dan penerapan kecerdasan buatan (AI).

    AS diketahui telah menjadi raksasa teknologi chip. Namun sanksi AS ternyata membangkitkan China untuk mengembangkan teknologi chipnya sendiri.

    Sementara di Asia Tenggara, tumpuan teknologi adalah Singapura yang telah membangun laboratorium komputer kuantum. Pemanfaatan ini bisa beragam dari simulasi cuaca, pemecahan kode enkripsi, hingga machine learning.


    Artikel Selanjutnya


    Bidik 10.000 Pekerja, Meta Mulai Putaran Akhir PHK Massal

    (npb)


    High Technology Hitech for better life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.