Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»WhatsApp Jamin Tak Akan Cari Duit Lewat Cara Ini
    Insight News

    WhatsApp Jamin Tak Akan Cari Duit Lewat Cara Ini

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa15 September 2023Updated:15 September 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Meta, perusahaan induk WhatsApp, membantah pemberitaan di media massa yang menyatakan akan ada iklan di aplikasi WhatsApp.

    Kabar soal rencana pencantuman iklan di WhatsApp diberitakan oleh Financial Times. Menurut Financial Times, tim di Meta sedang mengkaji potensi ruang iklan di WhatsApp. Iklan akan dicantumkan di sela barisan kolom chat di aplikasi WhatsApp.

    Dalam pernyataan yang diterima oleh TechCrunch, WhatsApp membantah kabar bahwa perusahaan sedang mengkaji atau berencana menampilkan iklan di aplikasi. 


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Analis bursa saham sudah lama berspekulasi soal iklan di WhatsApp. Saat ini, WhatsApp adalah salah satu aplikasi paling populer di dunia dengan 2 miliar pengguna.

    Meta adalah perusahaan teknologi yang dipimpin oleh Mark Zuckerberg dan merupakan induk dari Facebook, Instagram, dan WhatsApp.

    Namun, sampai saat ini Meta belum menemukan metode monetisasi yang pas untuk WhatsApp. Di sisi lain, Instagram sudah menjadi sumber pendapatan andalan Meta meskipun diakuisisi dengan harga yang lebih murah.

    Meta saat ini menggali pendapatan lewat aplikasi WhatsApp Business. Pengguna WhatsApp Business membayar untuk beberapa layanan dalam bentuk sistem untuk menawarkan produk dan merespons pertanyaan pengguna WhatsApp. Saat ini, WhatsApp Business sudah memiliki 200 juta pengguna aktif bulanan.

    Pada Februari, Meta mengumumkan perubahan struktur harga dan kategori pesan di WhatsApp Business untuk mendongkrak pendapatan. Kategori layanan yang ditawarkan termasuk pesan utilitas, autentikasi (seperti OTP), pemasaran, dan percakapan yang diinisiasi oleh pengguna.

    Pada diskusi dengan investor setelah laporan keuangan ketiga, Zuckerberg menyatakan iklan “klik menuju WhatsApp” kini menghasilkan hingga US$ 1,5 miliar dengan pertumbuhan mencapai 80 persen.

    WhatsApp juga mulai memasuki industri fintech lewat layanan pembayaran peer-to-peer (pengiriman dana antar-pengguna) dan pembayaran konsumen ke pedagang di beberapa negara termasuk India, Brasil, dan Singapura.

    WhatsApp pekan ini juga mulai memperkenalkan fitur bernama Channel yaitu cara mengirimkan informasi satu arah ke pengguna WhatsApp yang tertarik untuk “mengikuti.” Kabarnya, WhatsApp berencana mengintegrasikan fitur fintech di Channel.



    Artikel Selanjutnya


    Simpan Chat WhatsApp Sebelum Hilang Otomatis, Ini Caranya

    (dem/dem)


    High Technology Mind your business
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.