Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Waspada! Ada Varian Baru Covid-19 R.1
    Insight News

    Waspada! Ada Varian Baru Covid-19 R.1

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa26 September 2021Updated:26 September 2021Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta – Setelah adanya varian Delta, perhatian WHO kini tertuju pada varian baru lainnya di antaranya R.1. Varian ini, kini menyebar di Amerika Serikat (AS) selain Delta dan banyak ditemukan di panti jompo negeri itu.

    Berawal dari Kentucky, varian yang masuk kategori “variants under monitoring” itu menyebar di 47 negara bagian Paman Sam. Dilansir dari Deadline, Gubernur Andy Beshear mengatakan Kentucky termasuk di antara tiga negara bagian dengan tingkat infeksi tertinggi, saat varian R.1 pertama kali diidentifikasi.

    Departemen Kesehatan Masyarakat Kentucky menyatakan varian R.1 menyebar melalui 45 penghuni dan staf di panti jompo setelah anggota staf yang tidak divaksinasi. Ini memicu infeksi pada bulan Maret.

    “Tingkat serangan tiga sampai empat kali lebih tinggi di antara penduduk dan [pekerja] yang tidak divaksinasi dibandingkan dengan mereka yang divaksinasi,” tulis temuan tersebut.

    Meski demikian, varian ini sebenarnya tak berasal dari AS. Diketahui, R.1 ditemukan pertama kali di Jepang Januari 2021.

    Ia disebut mampu melewati perlindungan antibodi yang ada pada vaksin lengkap. Varian ini terdeteksi pada salah tiga orang di satu keluarga di Jepang, yang berusia 40 tahun dan 10 tahun.

    Saat ini varian ini juga terdeteksi di China, India dan Eropa bagian Barat. Per 21 September, disebut ada 10.567 kasus R.1 terdeteksi di seluruh dunia.

    Dilansir dari Health, Sarjana Senior di Johns Hopkins Bloomberg School of Public Health’s Center for Health Security, Amesh A. Adalja mengatakan varian R.1 merupakan versi virus SARS-CoV-2 yang mengalami mutasi terkait dengan perubahan fungsi dari virus. Dengan kata lain, seperti halnya strain baru, R.1 dapat mempengaruhi orang secara berbeda dari virus versi asli.

    Identifikasi strain baru menurutnya tidak selalu menyebabkan kepanikan. Adalja mengatakan kecil kemungkinan varian R.1 akan menyalip varian Delta sebagai mutasi virus SARS-Cov-2 yang paling parah atau dapat ditularkan.

    [Dexpert.co.id]

    (sef/sef)



    Innovation Mind your business
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.