Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Unicorn RI Dikuasai Asing, Merah Putih Fund Mau Rebut
    Insight News

    Unicorn RI Dikuasai Asing, Merah Putih Fund Mau Rebut

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa4 September 2023Updated:5 September 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Unicorn Indonesia tak bakal lagi dikuasai oleh investor asing. Pasalnya, perusahaan modal ventura milik BUMN kini memiliki dana kelolaan bersama yang diberi nama Merah Putih Fund.

    Ketua PMO Merah Putih Fund Eddi Danusaputro mengungkapkan bahwa ekosistem startup Indonesia memang sudah mampu melahirkan 12 unicorn dan 2 decacorn. Sayangnya, kepemilikan saham startup bervaluasi miliaran dolar AS tersebut masih dikuasai asing.

    Merah Putih Fund adalah upaya dari perusahaan modal ventura milik BUMN agar investor lokal bisa berkembang dan bersaing dengan pemodal asing.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    “Yang bisa dilakukan memperlakukan investor lokal mengimbangi dari investasi asing,” kata Eddi dalam acara peluncuran Merah Putih Fund, Senin (4/9/2023).

    Berbeda dengan dana kelolaan lain untuk startup, Merah Putih Fund punya sejumlah syarat yang spesifik. Salah satunya adalah startup penerima dana Merah Putih Fund harus asli Indonesia.

    Startup asli Indonesia berarti semua pendirinya ada di Indonesia, begitu juga fokus bisnis dan domisili perusahaan. Bahkan, perusahaan didorong untuk melepaskan sahamnya di bursa saham tanah air.

    “Adanya rencana exit. Diarahkan IPO di Indonesia,” kata Eddi.

    Dia juga menjelaskan Merah Putih Fund tidak menyasar sektor tertentu, namun bisa untuk semua sektor. Namun Eddi menekankan jika yang dituju bukanlah mereka yang berada di level unicorn.

    “Tidak unicorn terlalu mahal. Tapi [berikan pendanaan] soon-icorns [soon-to-be-unicorn],” ungkapnya.

    Merah Putih Fund terdiri dari lima Corporate Venture Capital (CVC) dari BUMN. Mulai dari Mandiri Capital Indonesia, MDI Ventures dari Telkom Group, BRI Ventures, Telkomsel Mitra Inovasi (TMI), dan BNI Ventures.

    Sebelumnya dia mengatakan lima CVC BUMN yang hanya berjalan sendiri. Jadi sekarang disatykan untuk menghimpun dana bersama.

    “Sudah punya 5 VC. Tapi jalan sendiri. Menghimpun bersama untuk investasi,” jelas Eddi.

    Semua CVC yang bergabung itu menghimpun dana kelola awal dengan nilai mencapai US$300 juta. Berikutnya akan dihimpun dana lebih banyak lagi yang melibatkan CVC BUMN lain dan swasta.



    Artikel Selanjutnya


    Banyak Masalah, Investor Gojek-Kopi Kenangan-Traveloka Pecah

    (dem/dem)


    High Technology Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.