Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Jadi Mitra Gojek Penghasilan Tambah Lompat Jutaan Rupiah
    Insight News

    Jadi Mitra Gojek Penghasilan Tambah Lompat Jutaan Rupiah

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa30 Agustus 2023Updated:4 September 2023Tidak ada komentar4 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Cerita dari dua driver ojek online (ojol) viral di media sosial. Dua kisah inspiratif ini datang dari Saifullah dan Mara Rengga.

    Keduanya membagikan cerita keseharian mereka yang menggunakan waktu kerja sebagai ojol yang fleksibel dan pendapatan dari ojol untuk meningkatkan kondisi perekonomian dan kualitas hidup mereka.

    Syaifullah, salah satu driver Gojek yang sudah bergabung sejak 2017, kerap membagikan ceritanya melalui akun Instagram @Mangjex_.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Desakan ekonomi akibat penghasilannya sebagai penjaga fotokopi yang hanya sebesar lima puluh ribu rupiah per-hari nya, membuat Saifullah memilih untuk mendaftar menjadi mitra Gojek. Hasilnya, pendapatannya di hari pertama menjadi mitra Gojek meningkat lima kali lipat dalam sehari.

    “Tadinya ngikut orang cuma bisa dapat lima puluh ribu rupiah, sekarang di Gojek dalam sehari bisa dapat 250 ribu sehari”, jelas Syaifullah di video yang diposting ulang oleh akun instagram Lambe Turah.

    Bukan hanya itu, jam kerja yang cukup fleksibel tersebut membuat Syaifullah mempunyai wadah baru aktualisasi diri, yaitu dengan membagikan kisah-kisah kesehariannya sebagai ojol di medsos dan youtube. Berawal dari keinginan berbagi pengalaman positif di sela-sela waktu mengerjakan orderan, kegiatan ini juga memberikan sumber pendapatan lain bagi Saifullah.

    Kisah lainnya juga datang dari Mara Rengga, seorang mahasiswa di Yogyakarta yang juga menjadi mitra Gojek sejak 2017. Kisah inspiratif Mara yang diposting akun instagram @DramaOjol, menceritakan bagaimana ia berhasil menyelesaikan kuliahnya di Ilmu Komunikasi di salah satu universitas di Yogyakarta yang dibiayai oleh pendapatannya sebagai ojol.

    “Setiap harinya, aku menjalani rutinitas yang padat, datang ke kampus, mengerjakan skripsi, cari orderan Gojek. Aku meyakini bahwa setiap perjuangan yang aku lakukan akan berbuah manis”, terang Mara.

    Kisah Syaifullah dan Mara sebenarnya banyak ditemui dari para ojol. Fleksibilitas kerja dan kesempatan mendapatkan pendapatan memang menjadi alasan begitu banyak orang menggantungkan hidupnya pada profesi ini.

    Di tengah ancaman ketidakpastian ekonomi global yang menyebabkan maraknya pemutusan hubungan kerja dan terbatasnya lapangan pekerjaan baru, peran sektor transportasi online memang menjadi sandaran ekonomi bagi banyak pihak.

    Laporan dari Lembaga Demografi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (LD FEB UI) menunjukkan fenomena yang sama dengan studi kasus mitra driver Gojek.

    Tercatat sebanyak 7 dari 10 mitra driver Gojek mengalami peningkatan pendapatan yang lebih baik sejak bermitra dengan Gojek.

    Hal ini, utamanya ditopang dengan fleksibilitas waktu yang ditawarkan sebagai mitra memberikan peluang yang lebih besar terhadap peningkatan pendapatan dan kualitas hidup para mitra.

    Penelitian ini mengambil sampel dari mitra driver Gojek di delapan kota pada periode November – Desember 2022.

    “Mitra Gojek mengalami peningkatan pendapatan yang lebih baik dan peningkatan ini berlaku bagi setiap lapisan pendapatan. Hal ini menjadi signifikan mengingat mitra Gojek adalah kelompok masyarakat produktif yang masih memiliki keterbatasan akses ke sektor formal, apalagi di tengah berbagai tantangan ekonomi.” ujar Wakil Kepala Bidang Penelitian LD FEB UI, Dr. Paksi C.K. Walandouw dalam keterangan pers oleh LD FEB UI di awal Agustus 2023.

    Dibedah lebih lanjut dalam laporan studi yang sama, riset LDUI menunjukkan bahwa semua mitra Gojek yang awalnya tidak memiliki penghasilan, berhasil meningkatkan pendapatan setelah bergabung dengan Gojek.

    Bahkan, lanjut dia, terjadi peningkatan distribusi pendapatan secara signifikan, hingga hampir 70% dari kelompok yang awalnya berpendapatan di tingkat 1,5 – 2 juta sebelum bermitra dengan Gojek, kini berpindah ke tingkat pendapatan yang lebih tinggi bahkan sampai pada level 5-6 juta.

    Stabilnya pendapatan mitra Gojek tercermin dari hampir 80% mitra Gojek yang berhasil menjaga tingkat pendapatannya setelah menjadi mitra Gojek, tulis LD FEB UI dalam laporan tersebut. Bahkan tidak hanya dari sisi pendapatan, mayoritas mitra juga mendapat akses terhadap kualitas pendidikan dan tempat tinggal yang lebih baik, setelah menjadi mitra Gojek.

    Paksi menambahkan “Di tengah berbagai tantangan ekonomi, platform teknologi seperti Gojek terus menjadi pilihan masyarakat untuk konsumsi sehingga pendapatan mitra Gojek tetap konsisten atau meningkat untuk dapat menghidupi keluarganya.”


    Artikel Selanjutnya


    Gopay Pisah dari Gojek Tapi Bukan Spin-Off

    (fab/fab)


    Innovation Insight for you
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.