Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Covid Varian Baru Punya Gejala yang Belum Pernah Terjadi
    Insight News

    Covid Varian Baru Punya Gejala yang Belum Pernah Terjadi

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa30 Agustus 2023Updated:30 Agustus 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, CNBC Indonesia – Covid varian baru menimbulkan gejala aneh yang tidak ditemukan sebelumnya. Penderita Covid-19 mengalami demam berkeringat malam (night sweat).

    Saat ini, Covid subvarian terbaru yang menyebar ke seluruh dunia dan menjadi dominan adalah BA.5, yang disebut sebagai “saudara” dari varian Omicron, dan BA.4. 

    Di Amerika Serikat, subvarian BA.5 ditemukan pada 65 persen kasus Covid. Persentase yang sama ditemukan hampir di seluruh dunia. Gejala yang ditimbulkan oleh kedua subvarian, menurut beberapa penelitian, tidak terlalu tampak seperti subvarian sebelumnya.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    “Satu gejala yang tampak di BA.5 adalah demam malam,” kata Luke O’Neill, profesor biokimia di Trinity College Dublin. “Aneh kan?.”

    Virus Covid subvarian baru sangat lihai dalam menghindari respons imun. Artinya, orang yang pernah terinfeksi SARS-CoV-2 masih bisa tertular berulang kali.

    Untungnya, subvarian BA.5 serupa dengan Omicron dalam hal gejala yang ringan. Angka kematian dan perawatan orang yang tertular kedua subvarian jauh lebih rendah dari Delta. 

    Namun, tetap saja, kecepatan penularan dan karakternya yang bisa berulang kali menulari orang yang sama, membuat virus jenis ini menjadi pusat perhatian.

    Menurut O’Neill, perbedaan gejala ini adalah hasil dari perubahan genetika virus dan perubahan respons sistem imun manusia.

    “Penyakit ini jadi berbeda karena virusnya berubah. Campuran antara pengaruh sistem imun dan virus yang sedikit berbeda memunculkan penyakit yang berbeda, dan anehnya, demam malam adalah salah satu gejala yang muncul,” katanya.

    Menurut IFL Science, tidak ada data yang bisa menjadi acuan wajar atau tidaknya gejala demam malam pada penderita Covid.

    Menurut aplikasi ZOE, gejala Covid yang paling banyak ditemukan di orang yang sudah divaksinasi adalah pilek, sakit kepala, bersin, sakit tenggorokan, dan batuk terus menerus. Gejala lain yang sebelumnya dilaporkan banyak terjadi, seperti kehilangan penciuman, sulit bernapas, dan demam, kini sangat jarang terjadi.


    Artikel Selanjutnya


    Alert! Covid Varian Baru Sudah Masuk RI, Ini Gejala Khasnya

    (dem)


    Innovation Teknologi Informasi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.