Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Warning! AI Temukan Asteroid Penghancur Bumi, NASA Kecolongan
    Insight News

    Warning! AI Temukan Asteroid Penghancur Bumi, NASA Kecolongan

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa27 Agustus 2023Updated:27 Agustus 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Teknologi kecerdasan buatan atau AI ternyata bisa lebih cepat dari Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA). AI sudah bisa menemukan asteroid penghancur Bumi lebih dulu.

    Algoritma AI penemu asteroid itu bernama HelioLinc3D. Teknologi tersebut diciptakan untuk fasilitas Vera Rubin Observatory di Chile Utara.

    HelioLinc3D berhasil mengidentifikasi asteroid bernama 2022 SF289. Obyek antariksa itu memiliki ukuran 600 kaki (182,8 meter) dan dapat menjangkau Bumi dengan jarak 140 ribu mil atau setengah jarak antar planet dengan Bulan.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Sebenarnya ukuran 2022 SF289 cukup kecil. Namun dampak tubrukan dengan Bumi bisa menghancurkan hingga seluruh kota bahkan satu negara. Untuk saat ini, setidaknya manusia di bumi bisa bernapas lega. Karena 2022 SF289 belum akan sampai ke Bumi dalam waktu dekat.




    Foto: Ilustrasi Asteroid Oumuamua. (Foto: ESO/M. Kornmesser via Wikimedia Commons (CC-BY-SA-4.0))
    Ilustrasi Asteroid Oumuamua. (Foto: ESO/M. Kornmesser via Wikimedia Commons (CC-BY-SA-4.0))

    Rubin Observatory sendiri belum beroperasi secara penuh. Nantinya, fasilitas akan bertugas melakukan pemotretan kondisi langit tiga malam sekali ungkap laporan Times.

    Kamera tersebut dibekali dengan algoritma. Jadi kamera bisa mengumpulkan banyak data dari pekerjaannya.

    Hal ini disampaikan Ari Henze yang merupakan peneliti dari University of Washington. Dia mengungkapkan software dapat membantu menemukan asteroid berbahaya dan dapat membuat manusia di Bumi jauh lebih aman.

    “Dengan mendemonstrasikan kondisi dunia via software di Rubin, kita bisa mendeteksi ribuan asteroid berbahaya,” kata peneliti University of Washington, Ari Henze, dikutip dari Futurism.

    Dia menambahkan, “penemuan dari 2022 SF289 akan membuat kita semua aman”.


    Artikel Selanjutnya


    ‘Perang’ AS-China Merembet ke AI, Siapa Bakal Menang?

    (tfa/wur)


    Techno for life Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.